Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kiprah Balqis Humairah Aji Kahirunnisa sebagai Atlet BMX Junior Kota Malang

Bayu Mulya Putra • Senin, 15 Desember 2025 | 17:41 WIB
PERSIAPAN PANJANG: Balqis Humairah Aji Kahirunnisa bertanding di nomor BMX Racing Women Junior dalam ajang C1 Supercross di Banyuwangi, 16 November lalu. Foto kanan, dia berhasil mengungguli lawan
PERSIAPAN PANJANG: Balqis Humairah Aji Kahirunnisa bertanding di nomor BMX Racing Women Junior dalam ajang C1 Supercross di Banyuwangi, 16 November lalu. Foto kanan, dia berhasil mengungguli lawan

Sukses di Kejurnas dan POPNAS, 2026 Bidik Event ACC

 

BALQIS sudah mengikuti Kejuaraan C1 Supercross di Banyuwangi lima kali.  Hasil terbaik sebelum keikutsertaan tahun ini yakni dua kali mendapat satu emas dan satu perak. Itu terjadi pada 2018 dan 2019 lalu.

Sementara sisanya, dia meraih dua perunggu pada 2017 dan satu kali mendapatkan emas pada 2023. Kesempatan menyabet medali emas kemudian terbuka pada 16 November lalu. Ambisi tersebut sejalan dengan keinginan Balqis menambah poin Union Cycliste Internationale (UCI).

Poin tersebut berfungsi untuk menentukan ranking pesepeda dunia.  Sekaligus membuka jalan untuk tampil di ajang bergengsi tingkat dunia. Itu karena C1 Supercross dikategorikan sebagai event internasional.

PERSIAPAN PANJANG: Balqis Humairah Aji Kahirunnisa bertanding di nomor BMX Racing Women Junior dalam ajang C1 Supercross di Banyuwangi, 16 November lalu. Foto kanan, dia berhasil mengungguli lawan
PERSIAPAN PANJANG: Balqis Humairah Aji Kahirunnisa bertanding di nomor BMX Racing Women Junior dalam ajang C1 Supercross di Banyuwangi, 16 November lalu. Foto kanan, dia berhasil mengungguli lawan

Dalam ajang C1 Supercross di Banyuwangi tahun ini, atlet berusia 17 tahun itu turun di kategori BMX Racing Women Junior. Meski hanya satu nomor yang diikuti, dia bisa meraih dua medali emas sekaligus. Sebab, dia harus bertanding sebanyak dua ronde.

Persiapan untuk tampil di C1 Supercross digeber cukup matang. Dia rutin berlatih lebih dari satu bulan untuk menjaga peak performance-nya. ”Saya juga sering berkomunikasi dengan pelatih soal bagaimana teknik dan taktik agar bisa tampil terdepan di sana,” ujar atlet asal Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing tersebut.

Dia juga memperhatikan sepeda yang hendak digunakan. Itu dilakukan untuk mengurangi resiko trouble saat pertandingan berjalan. Meski terkesan sepele, kendala itu pernah membuat dia gagal meraih hasil maksimal dan dinyatakan DNF (Did Not Finish).

Demi memperbesar peluangnya meraih medali, Balqis menyempatkan waktu menjajal sirkuit BMX Supercross International Circuit Muncar, Banyuwangi sebelum pertandingan. Itu untuk mengukur waktu akselerasinya, rem, dan jump dari obstacle (rintangan) yang tersedia di track.

Di nomor yang dia ikuti, hanya ada lima atlet yang berkompetisi, termasuk Balqis. Karena itu, dia dituntut untuk fokus agar tidak mudah disalip lawan. Saat ronde pertama, jarak semua peserta sangat dekat. Dia hanya terpaut jarak satu detik dengan dua atlet di belakangnya.

Usahanya memperlebar gap akhirnya membuahkan hasil. Dia menjadi yang terdepan dengan catatan 2 menit 38 detik. Pada hari kedua, hujan sempat turun dan membuat kecepatannya sedikit berkurang. Maklum, jalan yang basah berisiko mengakibatkan ban selip dan tergelincir.

Namun, pengalamannya bertanding di track basah maupun kering tidak menghalanginya untuk tampil maksimal. Usahanya kembali berbuah manis. Dia menjadi pembalap pertama yang finish dengan catatan 2 menit 37 detik. Sementara gap dengan lawan di urutan kedua terpaut tiga detik.

Dari pertandingan tersebut, dia sempat bertanding di track supercross yang biasa digunakan atlet kelas elite atau lebih senior. Biasanya, obstacle yang dia pakai setinggi 5 meter. Sementara saat itu, untuk kali pertama dia bertanding di ketinggian 8 meter. Meski begitu, dia mengaku tidak kesulitan karena sudah beradaptasi sebelumnya.

Hasil tersebut membuatnya bangga. Sepanjang 2025 ini, dia berhasil menorehkan medali di tiga ajang bergengsi. Selain di C1 Supercross, dia juga berhasil meraih medali emas di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BMX Racing 2025. Serta medali emas di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII 2025.

”Prestasi ini menjadi motivasi saya untuk bisa meraih medali di kejuaraan-kejuaraan lainnya,” jelas siswi SMA Negeri 4 Malang tersebut. Setelah event itu, Balqis akan mempersiapkan diri mengikuti event internasional tahun depan. Dia berharap bisa terjun di kejuaraan yang digelar Asia Cycling Confederation (ACC). (*/by)

Editor : A. Nugroho
#kejurnas #popnas #uci #malang