Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kisah Mantri BRI di Lombok, Perempuan Tangguh yang Ikut Menggerakkan Ekonomi Desa

Aditya Novrian • Kamis, 16 April 2026 | 15:09 WIB
Kisah Mantri BRI di Lombok, Perempuan Tangguh yang Ikut Menggerakkan Ekonomi Desa
Kisah Mantri BRI di Lombok, Perempuan Tangguh yang Ikut Menggerakkan Ekonomi Desa

LOMBOK, RADAR MALANG – Di balik perannya sebagai tenaga pemasar mikro, sosok Sri Malasarin menjadi bagian penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat desa di Lombok Tengah. Perempuan yang akrab disapa Mala ini dikenal sebagai Mantri BRI yang aktif mendampingi pelaku usaha mikro, khususnya petani.

Bertugas di wilayah Mujur, Kecamatan Praya Timur, Mala tidak hanya menjalankan fungsi penyaluran pembiayaan. Ia juga menjadi pendamping sekaligus penghubung bagi nasabah dalam mengembangkan usaha mereka.

Perjalanan karier Mala dimulai setelah menyelesaikan pendidikan S1 di bidang Pertanian Agribisnis. Ia sempat bekerja di sektor keuangan sebelum bergabung dengan BRI sebagai frontliner pada 2012.

Dua tahun kemudian, pada 2014, Mala mengikuti rekrutmen internal dan terpilih menjadi Mantri BRI. Sejak saat itu, ia mulai terjun langsung ke lapangan dan berinteraksi dengan masyarakat desa.

Menurut Mala, pendekatan personal menjadi kunci utama dalam menjalankan tugas. Ia harus mampu memahami berbagai karakter nasabah serta memberikan edukasi keuangan secara bertahap.

“Pendekatan ke nasabah itu yang utama. Kita bertemu orang dengan karakter berbeda, jadi harus bisa menyesuaikan dan mengedukasi secara perlahan,” ujarnya.

Saat ini, ia membina nasabah di tiga desa di wilayah Mujur. Mayoritas merupakan petani yang membutuhkan akses modal untuk kebutuhan produksi, seperti pembelian pupuk, obat, hingga pengelolaan lahan.

Dalam praktiknya, Mala tidak hanya menyalurkan pinjaman, tetapi juga memastikan pembiayaan yang diberikan sesuai kebutuhan dan kemampuan nasabah. Ia juga memberikan arahan terkait pengelolaan keuangan hingga perencanaan setelah panen.

“Kami arahkan sesuai kebutuhan. Setelah panen, kami juga dorong untuk investasi agar keuangan tetap sehat,” jelasnya.

Peran Mala bahkan meluas hingga membantu rantai distribusi hasil pertanian. Ia kerap menghubungkan petani dengan pelaku usaha lain, seperti penggilingan hingga pembeli hasil panen.

Selain itu, ia juga mendukung distribusi sarana produksi melalui jaringan agen BRILink yang menyediakan pupuk dan obat bagi petani.

“Kalau ada petani panen, saya bantu hubungkan dengan yang butuh. Jadi tidak hanya pembiayaan, tapi juga membantu pemasaran dan distribusi,” tambahnya.

Selama lebih dari 11 tahun menjalani profesinya, Mala mengaku bangga bisa melihat perkembangan para nasabah. Baginya, keberhasilan petani dalam meningkatkan usaha menjadi kepuasan tersendiri.

“Senang melihat mereka berkembang. Dari yang awalnya kecil, lama-lama bisa punya usaha besar, bahkan aset seperti rumah dan kendaraan,” tuturnya.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyatakan, peran Mantri BRI seperti yang dilakukan Mala menunjukkan kontribusi besar perempuan dalam mendorong ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, BRI terus mendorong kesetaraan kesempatan agar pertumbuhan ekonomi dapat berjalan secara inklusif dan berkelanjutan.

Editor : Aditya Novrian
#Sri Malasarin #BRI Lombok #ekonomi desa #Mantri BRI #pemberdayaan perempuan