KEPANJEN, RADAR MALANG – Pelawak senior Topan Srimulat meninggal dunia pada Kamis (27/8) setelah kondisi kesehatannya tiba-tiba memburuk. Sebelum meninggal, pria bernama lengkap H. Topan Sugianto bin Doel Ghani itu sempat mengeluhkan sakit perut dan dibawa ke klinik. Beberapa jam kemudian, kondisinya kembali memburuk hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Istri Topan, Widha Rifkadona, mengatakan keluhan tersebut mulai dirasakan suaminya pada Kamis pagi. Topan mengaku mengalami sakit pada bagian perut yang menurutnya berkaitan dengan lambung. Keluhan itu juga terasa hingga bagian pinggang.
Kondisi Topan Mendadak Memburuk di Rumah
Kondisi Topan memburuk setelah sebelumnya mendapat penanganan di klinik. Widha mengatakan, Topan dibawa ke Klinik Jayakussima sekitar pukul 09.00 WIB setelah mengeluhkan sakit perut. Sekitar pukul 10.00 WIB, ia diperbolehkan pulang.
Sesampainya di rumah, Topan kemudian beristirahat. Namun, belum sampai satu jam, pelawak senior tersebut tiba-tiba kembali mengeluhkan sakit yang hebat.
Baca Juga: Topan Srimulat Meninggal Dunia, Dunia Lawak Malang dan Jatim Kehilangan Pelawak Senior
“Belum sampai satu jam tidur, tiba-tiba teriak, ‘Aduuh perutku sakit’. Setelah itu ternyata sudah kejang-kejang dan matanya putih ke atas,” jelas Widha.
Keluarga kemudian membawa Topan ke RS Wava Husada Kepanjen sekitar pukul 11.30 WIB. Tim medis langsung memberikan pertolongan setelah Topan tiba di rumah sakit.
Widha mengatakan, upaya pertolongan dilakukan beberapa kali, termasuk tindakan pompa jantung. Namun, Topan akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.
Sempat Mengalami Masalah Makan sebelum Meninggal
Menurut Widha, Topan selama ini tidak memiliki riwayat penyakit serius. Namun, tekanan darahnya disebut kerap tinggi dan pernah mencapai lebih dari 170.
Selain itu, dalam beberapa waktu terakhir pola makan Topan juga mengalami perubahan. Sekitar sebulan sebelum meninggal, seluruh giginya dicabut karena berencana memasang gigi baru.
Kondisi tersebut membuat Topan mengalami masalah pada gusinya. Widha menyebut gusinya sempat bengkak sehingga Topan kesulitan makan.
“Dua sampai tiga hari dari Surabaya itu makannya cuma sedikit, sekitar dua sampai tiga sendok bubur. Selebihnya lebih sering minum kopi,” ujar Widha.
Meski mengalami perubahan pola makan, Widha mengatakan Topan masih menjalani aktivitas sehari-hari dan tetap menerima sejumlah pekerjaan manggung.
Baca Juga: Ada Pistol Milik Gepeng yang Membuat Anggota Srimulat Dipenjara
Topan Srimulat Berpulang di Usia 71 Tahun
Topan meninggal dunia pada usia 71 tahun. Kabar kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga dan dunia hiburan, khususnya panggung lawak di Malang dan Jawa Timur.
Semasa hidup, Topan dikenal sebagai pelawak senior yang berkiprah di panggung hiburan dan televisi. Namanya antara lain dikenal melalui Ketoprak Humor serta penampilannya bersama sang adik, almarhum Sugeng Winarso alias Leysus.
Kepergian Topan menutup perjalanan panjangnya di dunia lawak yang telah dijalaninya selama puluhan tahun.
Almarhum Dimakamkan di Sumberpucung
Putri Topan Srimulat, Angela Ariska, mengatakan, almarhum dimakamkan di Sumberpucung karena semasa hidup pernah berpesan kepada istrinya agar jika meninggal kelak dimakamkan di dekat makam ibunya.
"Dulu almarhum pernah iseng bilang ke ibu saya, kalau ada apa-apa nanti minta dimakamkan di dekat ibu almarhum. Kebetulan makam ibu almarhum juga berdekatan dengan makam adik almarhum, almarhum Om Leysus," kata Angela.
Editor : Aditya Novrian