Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mortir Tua Ditemukan di Kepanjen

B
MASIH DISELIDIKI: Mortir tua yang ditemukan di Jalan Abdulrachman Wahid, Desa Kedungpendaringan, Kecamatan Kepanjen, Sabtu (18/7).
MASIH DISELIDIKI: Mortir tua yang ditemukan di Jalan Abdulrachman Wahid, Desa Kedungpendaringan, Kecamatan Kepanjen, Sabtu (18/7).

Advertisement

 

KEPANJEN, RADAR MALANG - Temuan tak biasa didapati di sebuah tempat pengumpulan rongsokan di Jalan Abdulrachman Wahid, Desa Kedungpendaringan, Kecamatan Kepanjen, Sabtu (18/7). Yakni sebuah mortir tua di antara tumpukan barang-barang bekas. Tim Gegana Brimob Polda Jawa Timur langsung memusnahkan senjata ledak tersebut.

Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono menjelaskan bahwa temuan tersebut diketahui sekitar pukul 10.45. Mortir tua tersebut ditemukan oleh seorang pengepul rongsokan saat sedang memilah tumpukan besi.

Advertisement

"Penemuan berawal saat pemilik gudang sedang memilah barang rongsokan dan mendapati benda yang diduga mortir di antara tumpukan besi. Karena khawatir membahayakan, yang bersangkutan segera melaporkan temuannya kepada perangkat desa dan diteruskan kepada pihak kepolisian," kata Budiono.

Polisi yang kemudian datang mendapat laporan langsung memasang pengamanan di sekitar lokasi. Guna mencegah masyarakat mendekat sembari menunggu kedatangan Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Jatim.

Setelah dilakukan asesmen oleh Tim Gegana, mortir tersebut selanjutnya dievakuasi untuk dimusnahkan. Pemusnahan dengan cara disposal itu dilakukan di kawasan Taman Loropangkon, Desa Kedungpendaringan, Kecamatan Kepanjen pukul 16.00. "Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal-usul mortir tersebut dan bagaimana benda itu dapat berada di gudang rongsokan di sana," ujar Budiono.

Advertisement

Penulis: Biyan Mudzaky Hanindito

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Alun-Alun Kepanjen Bakal Dibangun Akhir 2027

Alun-Alun Kepanjen Bakal Dibangun Akhir 2027

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen di perkirakan baru dimulai pada akhir 2027.

Awak KM Virgo Asal Kepanjen Selamat, Nur Kartika Sempat Video Call dengan Istri

Awak KM Virgo Asal Kepanjen Selamat, Nur Kartika Sempat Video Call dengan Istri

Nur Kartika, awak KM Virgo asal Kepanjen, Kabupaten Malang, dipastikan selamat. Keluarga sempat berkomunikasi lewat telepon dan video call.

Sebelum Berpulang, Topan Srimulat Sempat Mengeluh Sakit dan Hanya Makan Beberapa Sendok Bubur

Sebelum Berpulang, Topan Srimulat Sempat Mengeluh Sakit dan Hanya Makan Beberapa Sendok Bubur

Pelawak senior Topan Srimulat meninggal dunia di Kepanjen pada usia 71 tahun. Sebelum meninggal, ia sempat mengeluh sakit perut dan kondisinya tiba-tiba memburuk.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer