Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tambah Destinasi Wisata, Candi Pendem Bakal Jadi Ikon Wisata Sejarah

Editor : Hendarmono Al S. • Selasa, 22 September 2020 | 03:12 WIB
Proses ekskavasi situs Candi Pendem yang terlihat sudah memasuki tahap ketiga. (Aditya Novrian/Radar Malang)
Proses ekskavasi situs Candi Pendem yang terlihat sudah memasuki tahap ketiga. (Aditya Novrian/Radar Malang)
KOTA BATU – Kota Batu bakal bertambah destinasi wisatanya. Kali ini bukan wahana wisata buatan tetapi wisata sejarah. Hal ini menyusul ditemukannya situs bernilai sejarah tinggi bernama Candi Pendem, di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo.

Saat ini proses penggalian (ekskavasi) Candi Pendem sudah memasuki tahap ketiga. Ekskavasi sempat terhenti selama hampir tiga bulan karena virus korona. Dan kemarin, proses dimulai kembali.

Kepala Seksi Sejarah dan Kepurbakalaan Dinas Pariwisata Kota Batu, Noerad A.P. mengatakan, saat ini sudah dilakukan pelebaran jalan di area Situs Pendem. Tidak hanya itu, penggalian candi yang baru ditemukan sedang dikebut agar selesai tahun ini.

”Tentunya kami (Dinas Pariwisata) memiliki target selesai ekskavasi setidaknya tahun ini,” katanya saat ditemui Senin (21/9).

Dia menambahkan, pihaknya juga sedang melengkapi interpretasi sejarah. Menurutnya, perlu koordinasi lagi bersama Tim Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan mengenai sejarah awal adanya candi di Pendem ini.

Noerad melanjutkan, interpretasi awal situs tersebut diyakini sebagai peninggalan masa pra Majapahit. Namun, perlu bukti yang kuat dari arkeolog. ”Terdekat juga ada Prasasti Sangguran yang bisa jadi referensi kami menetapkan awal cerita Candi Pendem,” imbuh dia.

Ekskavasi saat ini sudah memasuki tahap ketiga. Pada tahap ini, dilakukan pencarian bentuk situs serta melindungi struktur bata. Hasilnya, ditemukan pondasi bangunan bata berukuran 7,5 meter x 7,5 meter.

Situs candi tersebut diyakini dapat menguak sejarah Kota Batu masa kerajaan. Ini kian melengkapi peninggalan kerajaan berupa candi yang sudah lama ditemukan, yakni Candi Songgoriti.

Pantauan Jawa Pos Radar Malang saat berada disana menggambarkan letak situs berada di kawasan pemakaman umum. ”Memang letak penemuannya di sana misal dibuat wisata kayak kurang pas saja,” ungkap Agus, salah satu warga sekitar penemuan situs.

Menurutnya, perlu ada komunikasi antara pihak Pemkot dan Pemdes Pendem agar kawasan tersebut tidak terganggu. Mengingat, lahan pemakaman tersebut merupakan lahan pemakaman umum milik warga Desa Pendem.

Pewarta: Aditya Novrian Editor : Editor : Hendarmono Al S.
#Desa Pendem #Kota Batu #wisata sejarah #nr5 #Candi Pendem #Ekskavasi #Kecamatan Junrejo #RMOC