“Di sini kita juga ada kolam besar berisi ikan koi. Pengunjung bisa memberi makan sembari menyantap hidangan,” terang Manager Pring Pethuk, Nanang Yudistiro.
Pengunjung bisa memancing ikan, untuk kemudian dimasak di lokasi. Tak hanya nikmat, namun juga bisa menghilangkan penat. Olahan ikan dipatok mulai Rp 50 ribu per kg. Bagi yang enggan memancing, tentu restoran ini mengadakan ikan siap olah. Ada berbagai ikan seperti gurame sampai kakap merah, dengan menu unggulan ikan bakar.
Selain memancing pengunjung juga bisa berkuda. Namun, hiburan ini hanya dibuka pada Sabtu dan Minggu. Pada masa pandemi ini, jumlah wisatawan cendrung menurun. Penurunan itu bisa mencapai 40 – 50 persen. Di hari normal dulu, mereka bisa menerima tamu 20 sampai 30 meja per hari. Sedangkan kini, setiap harinya hanya 10 hingga 15 meja.
“Semoga pandemi ini tidak berlarut – larut. Kasian karyawan yang terkena imbasnya,” harapnya.
Pewarta: Wildan Agta Affirdausy Editor : Shuvia Rahma