Mengenang letusan Gunung Merapi, beberapa warganet menuliskan cuitan melalui akun twitternya tentang dahsyatnya kejadian tersebut.
“Tepat 10 tahun yang lalu Gunung Merapi menunjukkan betapa dahsyat letusannya. Peringatan 1 dasawarsa ini sekaligus menjadi pengingat bagi kita selalu waspada menghadapi bencana,” tulis akun @matesaww.
“Hari ini, tepat 10 tahun berlalu sejak Gunung Merapi meletus dahsyat pada 26 Oktober 2010. Peristiwa tersebut memberikan banyak pelajaran berharga agar kita selalu waspada dalam menghadapi erupsi gunung berapi,” tulis akun @Balkondjogja.
“10 tahun lalu, aku ingat kelas 5 SD dan kelasku view menghadap langsung Gunung Merapi. Jadi keliatan meletus di depan mata. Setelah itu keluar dan melakukan doa bersama-sama. Hujan abu turut menyertai kami,” tulis akun @runnisa1.
Selain letusan dahsyat, ada sosok lain yang paling dikenang dari peristiwa tersebut yaitu Mbah Maridjan. Juru Kunci Gunung Merapi yang sudah tersohor namanya, nahasnya menjadi salah satu korban erupsi. Ia menolak untuk dievakuasi saat itu, dikarenakan ingin selalu menjaga Gunung Merapi sampai akhir hayatnya.
Penulis: Andika Satria Perdana Editor : Editor : Hendarmono Al S.