Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Menikmati Pesona Padang Sabana di Gunung Buthak

Farik Fajarwati • Rabu, 13 Oktober 2021 | 02:00 WIB
Keindahan Padang Savana di Gunung Buthak menjadi favorit para pendaki. (Ferdinand/Radar Malang)
Keindahan Padang Savana di Gunung Buthak menjadi favorit para pendaki. (Ferdinand/Radar Malang)
RADAR MALANG -  Jenuh dengan suasana yang itu-itu saja? Berkemah ke Gunung Buthak bisa menjadi pilihan. Gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar ini memiliki ketinggian sekitar 2.868 mdpl dengan operasional 24 jam. Namun jika Anda datang dengan mengendarai sepeda matik, lebih disarankan naik ke basecamp (tempat tiket) dengan menggunakan ojek. Tarif yang dibanderol cukup terjangkau, yakni hanya Rp 15 ribu saja.

Ada dua jalur pendakian menuju Gunung Buthak. Yakni bisa melewati jalur Panderman atau jalur Sirah Kencong. Di jalur Panderman, harga tiket masuk Rp 15 ribu per orang. Jalur ini merupakan favorit para pendaki. Lokasinya berada di Desa Pesanggrahan, Kota Batu.

Sepanjang jalur Panderman, Anda akan ditemani suasana hutan yang rimbun. Hati-hati jika melakukan perjalanan saat malam hari. Sebab selain suhu yang sangat dingin, kondisi medan juga berkabut.

Jarak perjalanan dari basecamp ke pos 1 bisa ditempuh dalam waktu sekitar 1 ampai 2 jam. Selanjutnya dari pos 1 ke pos 2, perjalanan juga ditempuh dalam waktu relatif sama, hanya saja dengan medan yang lebih berkelok-kelok.

Sementara jalur dari pos 2 ke pos 3 relatif lebih panjang karena membutuhkan waktu sekitar 2 jam dengan medan yang relatif lurus. Hal berbeda akan Anda temui saat menempuh perjalanan dari pos 3 ke pos 4. Pada jalur dengan pemandangan padang sabana itu pendaki harus ekstra hati-hati sebab medannya yang curam.

Jalur tersebut berbatasan langsung dengan jurang dan rawan longsor. Namun jika beruntung, Anda akan berjumpa dengan kawanan monyet bewarna hitam dengan tubuh yang cukup besar. Namun demi keamanan, disarankan untuk tidak menggusik habitat mereka.

Tak hanya itu, dari pos 3 Anda akan berjalan di hutan lumut yang dingin dan dipenuhi pepohonan pinus dan cemara. Suasana yang sejuk saat pagi hari akan mengoptimalkan energi anda.

Setelah menelusuri hutan lumut, Anda akan tiba di Padang Sabana. Tempat ini sangat luas sehingga bisa menampung ratusan tenda. Jika beruntung, pendaki juga bisa menemui bunga Edelweis atau yang memiliki nama latin Anaphalis Javanica. Tanaman ini sering menjadi daya tarik pendaki. Tapi jangan dipetik ya!

Padang Sabana mempunyai tekstur tanah yang cocok untuk berkemah, tidak basah tapi juga tidak berdebu. Di Padang Sabana juga terdapat sumber mata air yang bersih sehingga bisa diminum langsung.

Photo
Photo
Pendakian ke Gunung Buthak dibuka 24 jam setiap hari. (Ferdinand/Radar Malang)

Langit biru yang indah akan terlihat jelas di siang hari, sedangkan saat malam jika cuaca cerah akan terlihat gugusan bintang atau milky way. Pastikan juga membawa pakaian hangat, makanan yang cukup, dan botol minuman saat berkunjung ke sini.

 

Pewarta: Ferdinand Dicky Editor : Farik Fajarwati
#Pendakian Gunung Buthak #Gunung Malang #Sabana Gunung Buthak #Gunung Buthak #Jalur Panderman