Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kirab Tumpeng Sewu Dalan Ki Ageng Gribig Meriahkan Maulid Nabi

Shuvia Rahma • Sabtu, 23 Oktober 2021 | 18:59 WIB
Kirab tumpeng di makam Ki Ageng Gribig (Bayu Suryo/Radar Malang)
Kirab tumpeng di makam Ki Ageng Gribig (Bayu Suryo/Radar Malang)
MALANG KOTA - Destinasi Kampung Wisata Religi yang sudah melekat pada komplek area makam Ki Ageng Gribig, Sawojajar Kota Malang, menjadi perhatian khusus pada komunitas kebudayaan dan kaum spiritual di Kota Malang.

Jum'at (22/10) kemarin, sejumlah komunitas budaya bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Area makam Ki Ageng Gribig, menggelar acara kirab tumpeng. Kirab tumpeng yang dilaksanakan di dalam area makam ini melambangkan tentang perjalanan laku hidup manusia yang senantiasa instrospeksi diri dalam bertingkah laku.

Kegiatan ini dinamakan juga dengan Sewu Dalan, atau seribu perjalanan, hal ini memiliki makna ketika seorang manusia menjalankan ilmu yang sudah diterima, harus diamalkan dengan cara apapun jalannya. Jangan sampai 'kandeg' atau berhenti.

Dengan memakai pakaian adat Jawa lurik khas Jogjakarta, para peserta mengarak tumpeng dengan diawali obor diangan berkukus asap kemenyan. Hal ini melambangkan agar manusia senantiasa urup atau nguripi (menghidupi) dirinya sendiri dalam menjalankan kehidupan.

Hal ini disampaikan juga oleh ketua Pokdarwis Komplek Makam Ki Ageng Gribig Devi Arif Murhadyanto dalam sambutannya, jika komplek area pemakaman Ki Ageng Gribig ini adalah kampung wisata religi yang ada di Kota Malang, maka dari itu, diharapkan agar kegiatan kegiatan yang berbau religi tetap dilaksanakan di Area Makam Ki Ageng Gribig.

"Kita tetap melakukan kegiatan kegiatan berbau religi tanpa meninggalkan adat istiadat budaya kita sebagai orang Jawa," ucapnya dalam sambutannya Jum'at (22/10) siang kemarin.

Ketua Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata Isa Wahyudi atau yang akrab disapa Ki Demang juga mengatakan harapannya agar nantinya, Komplek pemakaman Ki Ageng Gribig juga digunakan sebagai sarana edukasi atau pembelajaran sejarah, agama, dan juga kebudayaan di wilayah Kota Malang.

Sekretaris Pokdarwis Agus Achmad Saikhu mengatakan tujuan dari acara kirab tumpeng ini selain menunjukan eksistensi Kampung Wisata Religi di Kota Malang juga sebagai sarana doa, agar wabah pandemi Covid 19 segera sirna dari Bumi Arema ini.

"Tujuannya selain menunjukkan eksistensi Kampung wisata religi, juga sebagai sarana doa untuk Bumi Malang ini," ucapnya pada wartawan koran ini di lokasi sebelum kirab dimulai.

Agus juga mengatakan harapannya, agar nantinya acara ini bisa menjadi agenda tahunan Kota Malang, untuk menarik daya wisatawan yang datang ke Malang saat bulan Maulud.



Pewarta: Bayu Suryo Kusumo Editor : Shuvia Rahma
#kirab tumpeng #maulid nabi muhammad #ki ageng gribig #wisata religi malang