Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Panduan Lengkap Desa Gugubklakah Malang, dari Sejarah, Destinasi Wisata, Tiket Masuk, sampai Tips Berkunjung

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Rabu, 17 April 2024 | 19:53 WIB

Wisata Desa Gubuklakah: Gunung Sari Sunset (GSS)
Wisata Desa Gubuklakah: Gunung Sari Sunset (GSS)

KABUPATEN MALANG - Tak hanya objek wisata berbasis swasta, Kabupaten Malang juga terkenal dengan desa wisatanya yang kaya pesona dan budaya.

Salah satunya adalah Desa Wisata Gubugklakah.

Desa yang dibangun sejak tahun 2010 lalu ini, kini masih eksis dan terus berkembang dengan menawarkan lebih banyak destinasi wisata bagi para pengunjungnya.

Penasaran bagaimana sejarah desa wisata ini berkembang?

Lalu, apa saja sih destinasi wisata yang akan kita nikmati jika berkunjung ke sana? Yuk, simak artikel berikut ini.

Sejarah Perkembangan Desa Wisata Gubugklakah 

Baca Juga: 4 Rekomendasi Caffe di Jalan Menuju Bromo Via Poncokusumo Malang, Semuanya Instagrammable!

Desa Gubugklakah merupakan desa wisata yang punya sejarah panjang, loh.

Diceritakan, dahulu kala pengembara dari Mataram datang ke desa ini.

Ia lalu membuat gubuk dari dua batang pisang.

Namun, karena batangnya layu, atap gubuk kemudian diganti dengan dua belah bambu.

Itulah mengapa desa ini bernama gubugklakah, berasal dari kata gubuk yakni rumah kecil dan klakah yang berarti bambu dibelah dua.

Desa ini berada di kaki Gunung Bromo yang menjadi jalur lintasan para pengunjung yang hendak berwisata ke Gunung Bromo.

Menyadari potensi lokasinya yang strategis itu, dibentuklah Lembaga Desa Wisata (Ladesta) pada tahun 2010.

Sekarang dikenal dengan sebutan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang kemudian membentuk dan mengelola desa wisata ini.

Melalui sosialisasi yang masif, masyarakat desa menjadi tergerak untuk mengembangkan Desa Wisata Gubugklakah.

Penginapan atau homestay bergaya Jawa dibangun dan dipelihara dengan baik.

Dari waktu ke waktu desa ini juga terus mengembangkan dan mengelola destinasi wisata plus dengan jasa wisatanya.

Tak heran, desa ini pernah menyandang sebagai desa wisata terbaik di Jawa Timur.

Perjalanan Menuju Lokasi Desa Wisata Gubugklakah

Sekitar 23 km dari pusat Kota Malang, tepatnya di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, kita akan menemukan Desa Wisata Gubugklakah.

Baca Juga: Mau Wisata Gratis di Kota Malang? Datangi Saja Lima Taman Merakyat Berikut Ini

Desa ini berada di kaki Gunung Bromo, karenanya topografinya berupa perbukitan.

Walau begitu, kamu tidak perlu khawatir jika hendak berkunjung ke sini, karena akses jalan menuju desa ini terpantau bagus dan tidak bebatuan.

Kamu bisa mengunjunginya menggunakan kendaraan kecil sampai kendaraan besar seperti bus sekalipun bisa parkir di sini. 

Adapun, bagi kamu yang hendak menyusuri Gunung Bromo yang terjal dan curam, kamu juga bisa menggunakan jasa transportasi jeep yang ada di desa ini. Sangat membantu bukan?

Macam-macam Destinasi Desa Wisata Gubugklakah dan Tiket Masuknya 

1. Coban Pelangi

Wisata yang pertama ini adalah wisata air terjun yang sewaktu-waktu kamu bisa mendapatkan bonus pemandangan pelangi di sini.

Air terjun ini begitu indah dan sejuk, tak heran banyak pengunjung yang bermalam di perkemahan.

Tak hanya camping, di sini kamu juga bisa bermain air, mencoba wahana river tubing, dan menaiki kuda.

Destinasi wisata ini terbilang murah meriah, kamu hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp10.000 – Rp15.000 saja untuk tiket masuknya.

Adapun, jam operasional wisata buka pukul 07.00 – 17.00 WIB.

2. Ledok Amprong

Destinasi wisata selanjutnya adalah Ledok Amprong, area wisata outbond.

Di sini, wisatawan dapat berkemah untuk kegiatan pengukuhan atau kegiatan lainnya karena area parkir yang luas.

Wahana utama yang ditawarkan di sini adalah rafting, dengan biaya sebesar Rp65.000 - Rp185.000 tergantung panjang sungai yang ditempuhnya.

Baca Juga: Coban Hidden Gem di Pujon Malang, Benarkah Ada yang Gratis? Yuk Cek Lokasinya!

Jika kamu hendak melakukan rafting di sini, kamu bisa berkunjung pada pukul 09.00 - 16.00 WIB, waktu yang pas karena air sungai tidak terlalu dingin.

Ledok Amprong juga menyediakan fasilitas mushola, toilet, gazebo, dan restoran.

3. Coban Bidadari

Sama seperti Coban Pelangi, Coban Bidadari juga menghadirkan pesona air terjun yang cantik.

Bedanya, di sini ada berbagai spot foto menarik yang instagramable, diantaranya rumah pohon, sayap burung, sarang burung raksasa, bunga matahari, rumah kelinci, dan sebagainya.

Kamu bisa menikmati air terjun dengan nyaman deh.

Nah, tiket masuk yang dibandrol juga sama dengan Coban Pelangi, yakni sebesar Rp10.000 – Rp15.000 saja. Adapun, jam operasionalnya adalah pukul 07.00 – 18.00 WIB. 

4. Gunung Sari Sunset

Gunung Sari Sunset (GSS) menawarkan spot foto instagramable yang ciamik dan memanjakan mata.

Di sini, ada banyak rumah kayu bergaya aesthetic yang bisa kamu jadikan latar yang bagus untuk berfoto.

Sesuai namanya, di Gunung Sari Sunset ini kamu juga bisa menikmati pemandangan sunset yang indah di sore hari.

Wisata ini dan wisata selanjutnya merupakan objek wisata Desa Gubugklakah yang paling murah.

Kapanpun kalau berkunjung ke sini, kamu cukup merogoh uang sebesar Rp5.000 saja.

Jam operasionalnya buka pada pukul 08.00 - 16.00 WIB, jadi dicatat ya!

5. Lawang Sari

Desa Wisata Gubugklakah tak ada habisnya dengan spot foto instagramable sepertinya.

Pokdarwis terus mengembangkan spot foto yang unik dan lucu seperti yang ada di Lawang Sari.

Pantas saja kalau desa wisata ini bisa bertahan selama ini.

Nah, di Lawang Sari, kamu juga cukup mengeluarkan uang Rp5.000 saja untuk menikmati pesona Gunung Bromo dan beragamnya spot foto itu.

Destinasi wisata yang buka pada pukul 10.00 - 22.00 WIB juga menyediakan cafe dan restoran yang enak dan lezat, cocok deh untuk nongkrong dan kumpul bersama keluarga.

Baca Juga: Ada Yang Gratis, Ini 3 Rekomendasi Coban di Ampelgading Malang: Suasananya Cocok Untuk Healing!

Tips Berkunjung ke Desa Wisata Gubugklakah

Tak ada persiapan khusus yang perlu kamu siapkan jika berkunjung ke sini.

Akan tetapi, kamu mungkin perlu menyiapkan pakaian hangat karena Desa Wisata Gubugklakah cukup dingin bagi kamu yang biasa tinggal di perkotaan.

Jika berkunjung bersama keluarga, kamu juga perlu mengawasi anak-anak karena destinasi wisata di sini dekat sekali dengan kawasan Gunung Bromo.

Bahkan, Lawang Sari berada di atas perbukitan yang cukup tinggi, sehingga beberapa area di bawahnya terdapat lahan yang curam dan terjal.

Selebihnya, desa ini sudah terbilang aman dan mudah untuk dikunjungi.

Jadi, persiapkan saja pakaian yang nyaman dan biaya yang cukup untuk menikmati homestay dan destinasi wisata di Desa Wisata Gubugklakah yang murah meriah ini ya! (Farralila TH/Fin)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#air terjun Malang #desa wisata malang