KABUPATEN MALANG - Desa Bululawang, satu dari 14 Desa Mandiri di Kabupaten Malang, telah dipilih sebagai Desa Mandiri.
Desa ini kaya akan peninggalan kolonial seperti bangunan, taman, jalur rel, dan jembatan.
Di Desa Bululawang, terdapat obyek wisata Kali Talang, sebuah bangunan unik peninggalan kolonial Belanda yang telah diubah menjadi destinasi wisata edukasi.
Baca Juga: Telusuri Pesona Sejarah, 3 Wisata Sekitar Candi Singosari di Jalur Mudik Exit Tol Singosari Malang
Jembatan Kali Talang
Jembatan Kali Talang, yang konon diresmikan pada tahun 1856.
Jembatan ini menyambungkan dua desa yaitu Desa Bululawang dan Desa Krebet Senggrong.
Dengan lokasinya hanya sekitar 500 meter dari Pasar Bululawang.
Jembatan ini digunakan sebagai saluran irigasi yang mengairi Pabrik Gula Krebet, perkebunan tebu dan persawahan di daerah Malang Selatan.
Warga setempat menyebutnya sebagai talang air, sehingga jembatan tersebut dikenal dengan nama Jembatan Talang.
Meskipun daerah sekitar jembatan sering dilanda banjir, air di Jembatan Kali Talang tidak pernah meluap melebihi kapasitasnya.
Selain itu, tidak pernah terjadi longsor di sekitar jembatan, meskipun lokasinya berada di tepi sungai.
Desa Bululawang menerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Program Desa Berdaya dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk pemberdayaan jembatan wisata ini.
Di wisata Kali Talang, terdapat 3 bangunan gazebo, 1 rumah pohon, 1 spot foto selfie, musala, dan gapura.
Dan pada area lembah di bawah Jembatan Talang sedang dikonsep seperti taman yang dapat digunakan sebagai aktifitas outbond. (claudia laura / fin).
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana