Destinasi wisata ini menarik perhatian pengunjung karena memiliki vibes Jepang yang kuat.
Yang disebabkan oleh sejarah migrasi penduduk Dusun Arjomulyo dari Kecamatan Singosari pada masa penjajahan Jepang, yang dipimpin oleh Tuan Tanaka pada tahun 1942 silam.
Umbul Tanaka telah berdiri hampir 5 tahun dan dikelola oleh Kelompok Masyarakat Pesona Tanaka di bawah naungan BUMDes Citra Karya.
Pengunjung yang datang dapat menikmati pemandangan Gunung Kawi sambil bermain air di area yang telah disediakan, termasuk:
Kolam Renang
Mulai dari yang dangkal hingga dalam dengan sekat pemisah di antaranya.
Bentuk kolamnya menyerupai sungai alami di wilayah pedesaan, dilengkapi dengan perosotan untuk anak-anak.
Air kolamnya berasal dari sumber mata air asli pegunungan.
Tanpa campuran obat atau kaporit, sehingga warna airnya tetap bening, jernih, dan aman bagi anak-anak.
Aliran air kolam ini terus mengalir menuju ke bawah menyerupai air terjun mini.
Air Terjun Buatan
Ukurannya kecil dan bentuknya memanjang, dengan aliran air yang tidak terlalu deras.
Bagian bawahnya dihiasi dengan berbatu besar dan dilengkapi dengan satu meja dan beberapa kursi untuk menikmati keindahan sambil duduk santai di tengah sungai.
Aliran airnya sangat dangkal, hanya setinggi mata kaki orang dewasa.
Sehingga pengunjung bisa bersantai sekaligus bermain air sambil menikmati suara gemercik air terjun.
Suasana sekitar juga sangat sejuk dengan tambahan hembusan angin diantara pepohonan.
Umbul Tanaka juga menyediakan persewaan pelampung/ban renang untuk menambah pengalaman ketika bermain air dengan harga Rp 5.000.
Selain area bermain air, fasilitas lainnya termasuk toilet, tempat bilas, musala, warung, gazebo, hingga penitipan barang (gratis). (claudia laura/fin).
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana