Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Coban Sewu Ampelgading Malang Masih Minim Fasilitas

Mahmudan • Selasa, 10 September 2024 | 00:30 WIB

 

Photo
Photo

AMPELGADING - Ribuan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara mengunjungi Coban Sewu.

Jumlahnya juga cenderung meningkat dari tahun ketahun. Namun fasilitasnya minim, sehingga dikhawatirkan bakal merosot.

Setidaknya, itulah yang dirasakan Rohim, pengelola Wisata Coban Sewu.

“Dekatair terjun dari pintu sebelah (Lumajang) sudah ada 10 homestay. Di sini (pintu Ampelgading, Malang) belum ada,” ujar Rohim.

Untuk diketahui, Coba Sewu bisa diakses dari dua pintu. Pintu barat di Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

Sedangkan pintu timur dari Lumajang. Khusus pintu dari Ampelgading, sepanjang 2023 lalu ada 3.810 wisatawan. Tahun ini meningkat drastis.

Dalam kurun enam bulan saja, Januari-Juni lalu tercatat 5.939 wisatawan. Guna terus menambah kunjungan wisatawan, Rohim menilai perlu ada fasilitas.

Salah satunya berupa penginapan. Selama ini wisatawan Coban Sewu banyak yang menginap di Kota Malang.

Beberapa bulan lalu Rohim sudah berkoordinasi dengan kepala desa (Kades) se-Kecamatan Ampelgading.

Tujuannya untuk membahas perlunya penginapan dan menangkap peluang ekonomi dari para wisatawan.

Namun hingga kini belum ada desa yang membuka penginapan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang Purwoto mengatakan, kesadaran masyarakat untuk menangkap peluang harus ditingkatkan.

Beberapa fasilitas pendukung yang dirasa belum memadai seperti restoran, penginapan, pusat oleh-oleh dan beberapa hal lain bisa diisi oleh warga sekitar.

”Kita juga diberi masukkan oleh travel. Harus ada penginapan atau home stay,” kata Purwoto.

Mereka juga sudah memberi tahu kepada masyarakat mengenai hal itu. Namun belum ada geliat. Menurutnya, pemandangan berbeda terjadi di Lumajang.

Mereka gencar melakukan penambahan fasilitas pendukung.

”Membangun-membangun tempat nongkrong,” tambahnya. (iza/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Coban Sewu #minim #fasilitas #Masih