DESAIN interior Kafe Shiny Kidz Space di Jalan Danau Maninjau Raya, Kelurahan Sawojajar sengaja dibuat semarak.
Cat warna-warni dipilih agark, afe terkesan ramah anak.
”Awalnya kami membuka kelas stimulasi belajar. Terus melihat orang tua yang gabut menunggu anaknya di kelas, jadi sekalian dibikin kafe,” ujar Mentari Yunianingrum, 30, pemilik Shiny Kidz Space dan Shiny Kidz Labs.
Mentari menangkap keresahan itu menjadi ide untuk membuka kafe dengan berbagai macam mainan anak.
Mulai dari tempat mandi bola, seluncuran, ruang membaca, lego, hingga magnetic tales.
Dalam satu bulan, kafe yang sudah memiliki satu cabang itu bisa menerima kunjungan 300 hingga 500 anak.
Sebab dalam satu waktu, area playground-nya bisa digunakan 30-an anak.
Mereka yang bermain di sana adalah anak-anak di bawah usia enam tahun.
Batasan usia, dikatakan Mentari, cukup efektif untuk memberikan kenyamanan bagi anak.
Sebab ketika anak usia di atas enam tahun ikut bermain, dikhawatirkan anak-anak yang usianya lebih muda akan kalah.
”Di kafe ini juga sengaja tidak menyediakan banyak jenis permainan,” lanjut wanita beranak satu itu.
Sebab ketika seorang anak terlalu banyak bermain, anak itu bisa mengalami over-stimulasi.
Ketika itu terjadi, saat pulang dari kafe anak itu bukan lagi merasa happy.
Namun akan merasa tantrum.
Hal-hal kecil seperti gizi makanan juga diperhatikan oleh Mentari.
Dia memformulasikan makanan yang ada di kafenya agar aman dikonsumsi anak-anak maupun orang tua.
Utamanya untuk mengurangi penggunaan gula.
Dengan tempat yang nyaman dan ramah anak itu, menu di sana bisa dinikmati dengan membayar Rp 5 ribu sampai Rp 22 ribu.
Mentari juga menyediakan layanan Wifi gratis untuk para orang tua. (aff/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana