Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tradisional dan Legendaris, Berikut Beberapa Jajanan Lokal Kota Malang yang Bikin Nostalgia

Aditya Novrian • Senin, 25 November 2024 | 23:45 WIB

Toko Madjoe, toko kue kering legendaris di Kota Malang (Dokumentasi Google Maps).
Toko Madjoe, toko kue kering legendaris di Kota Malang (Dokumentasi Google Maps).

RADAR MALANGDi tengah maraknya kuliner modern yang terus bermunculan, Kota Malang masih menyimpan sejumlah warisan kuliner yang telah bertahan selama puluhan tahun. 

Tiga di antaranya menjadi saksi perjalanan panjang kota ini. Masing-masing membawa cerita dan cita rasa yang tak lekang oleh waktu.

Putu Lanang Celaket

Putu Lanang Celaket, yang telah berdiri sejak 1935, menjadi salah satu ikon jajanan tradisional Malang yang masih bertahan hingga kini. 

Tersembunyi di gang buntu kawasan Jalan Jaksa Agung Suprapto, warung sederhana ini menawarkan berbagai kue tradisional seperti putu, klepon, lupis, dan cenil yang dibuat dengan resep turun-temurun. 

Meski zaman terus berubah, cita rasa autentik kue-kue ini tetap terjaga, menjadikannya incaran para pencinta kuliner tradisional.

Baca Juga: Surga Kuliner Tradisional, Pasar Oro-Oro Dowo Malang

Berbagai Kukis Kering di Toko Madjoe

Sementara itu, Toko Madjoe hadir sebagai surga bagi para pencinta kue kering tradisional.

Toko yang terletak di Jalan Pasar Besar, Kota Malang ini sudah berdiri sejak tahun 1930-an.

Sebagai salah satu toko tertua di Malang, Toko Madjoe tidak hanya menjual kukis, tetapi juga menawarkan pengalaman bernostalgia melalui suasana tempo dulu. 

Kastengel dan nastar buatannya telah menjadi pilihan favorit warga Malang dari generasi ke generasi.

Baca Juga: Toko Madjoe, Setia dengan Interior Klasik dan Resep Kue Era Belanda

 

Bakpao Boldy

Tak kalah legendaris, Bakpao Boldy telah menghangatkan perut warga Malang sejak 1950-an. 

Berlokasi di Jalan Boldy (kini dikenal sebagai Jalan Mangun Sarkoro), Blimbing, bakpao ini menawarkan berbagai pilihan isi yang menggugah selera. 

Pilihan isinya macam-macam, yakni ayam cincang, ayam kecap, babi cincang, babi kecap, tausa, kacang hijau, dan kacang tanah. Setiap gigitan bakpaonya tetap setia pada cita rasa aslinya.

Menikmati hidangan di tempat-tempat ini seperti melakukan perjalanan waktu. Keberadaan mereka menjadi pengingat bahwa di tengah perubahan zaman, masih ada sudut-sudut Kota Malang yang setia menjaga warisan kuliner para pendahulu. (Mahija)

Editor : Aditya Novrian
#jajan tradisional malang #kuliner jadul malang