Radar Malang - Kota Wisata Batu kembali menunjukkan komitmennya untuk terus mempercantik wajah kota sekaligus meningkatkan kenyamanan para pengunjung.
Salah satu langkah nyata adalah mengganti bianglala ikonis di Alun-Alun Batu yang telah berhenti beroperasi sejak tahun 2022 dengan unit yang baru, demi memastikan keamanan serta pengalaman terbaik bagi wisatawan.
Penjabat Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa bianglala yang ada saat ini memang sudah tidak layak digunakan.
Proses penggantian ini telah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.
"Yang jelas sudah kami setujui di APBD 2025. Prosesnya masih terus berjalan," jelas Aries Agung Paewai.
Meski anggaran pastinya belum dirilis, Aries memastikan bahwa langkah ini telah melalui kajian mendalam, termasuk kerja sama dengan vendor profesional untuk pengadaan bianglala baru.
Penjabat (Pj) Wali Kota Batu Aries Agung Paewai di Kota Batu, Rabu (4/12) menyampaikan bahwa pemerintah memastikan adanya sejumlah investor yang turut andil dan bersedia berinvestasi dalam menyukseskan pergantian bialala tersebut.
"Pasti banyak investor yang mau masuk. Selecta juga mau, termasuk Jatim Park Group juga mau. Mana saja, yang penting berkomitmen, kami persilahkan," ujar Aries Agung Paewai.
Langkah ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat, termasuk para pelaku usaha di sekitar Alun-Alun. Siti Aisyah, pemilik usaha makanan ringan, menyambut baik rencana tersebut.
"Kami mendukung penuh penggantian bianglala ini. Keamanan pengunjung harus menjadi prioritas utama, apalagi Alun-Alun adalah ikon Kota Batu. Kalau fasilitasnya aman dan modern, pasti akan menarik lebih banyak wisatawan," ujarnya.
Senada dengan itu, Iwan Setiawan, warga Batu yang kerap menghabiskan waktu di Alun-Alun bersama keluarga, mengapresiasi kebijakan ini.
"Dulu sempat khawatir bianglala ini bisa membahayakan, apalagi jika sedang ramai. Kalau sudah diganti yang baru, tentu lebih tenang dan nyaman untuk keluarga kami," tuturnya.
Alun-Alun Kota Batu telah menjadi salah satu daya tarik utama kota ini. Dengan rencana penggantian bianglala, pemerintah daerah tidak hanya menunjukkan keseriusan dalam menjaga keselamatan, tetapi juga upaya untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan bagi perkembangan pariwisata lokal.
Harapan besar mengiringi pengadaan bianglala baru ini. Pemerintah Kota Batu optimis, fasilitas modern ini akan semakin memperkuat posisi Alun-Alun sebagai salah satu destinasi wisata keluarga terbaik di Indonesia.
Semoga langkah ini menjadi awal dari transformasi fasilitas publik lainnya di Kota Wisata Batu. (Dzulfiqar Arifuddin)
Editor : Aditya Novrian