RADAR MALANG - Agrowisata Kebun Teh Wonosari, yang terletak di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, merupakan destinasi menarik yang menawarkan pengalaman unik bagi para pengunjung.
Kebun teh ini tidak hanya menyajikan pemandangan alam yang memukau, tetapi juga memberikan kesempatan untuk menyaksikan keindahan matahari terbit sambil memetik daun teh.
Dengan luas sekitar 550 hektar, kebun ini memiliki sejarah panjang yang dimulai sejak tahun 1901 dan terus berkembang menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Malang.
Baca Juga: Jelajahi Kedai Teh Tradisional dan Modern di Malang
Pengunjung dapat menikmati suasana sejuk dan segar di Kebun Teh Wonosari yang terletak di ketinggian antara 950 hingga 1250 meter di atas permukaan laut.
Salah satu daya tarik utama adalah Bukit Kuneer, tempat terbaik untuk menyaksikan sunrise.
Pengalaman ini dimulai dengan perjalanan pagi yang penuh semangat.
Pengunjung dapat merasakan kicauan burung dan udara segar sebelum matahari muncul.
Saat fajar menyingsing, langit akan dipenuhi warna-warna indah saat matahari perlahan muncul di cakrawala, menciptakan panorama spektakuler yang sulit dilupakan.
Biaya masuk ke Kebun Teh Wonosari bervariasi.
Pada hari biasa tiket masuk dikenakan biaya Rp15.000, sedangkan pada akhir pekan menjadi Rp20.000.
Untuk mengakses Bukit Kuneer, pengunjung akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp10.000.
Pengunjung dapat mengikuti paket petik teh dengan biaya sekitar Rp135.000 per orang.
Paket tersebut mencakup pengalaman memetik daun teh, tur pabrik untuk melihat proses pengolahan teh, serta makan siang dan souvenir.
Dengan jumlah pengunjung yang mencapai 300-500 orang pada hari biasa dan bisa meningkat hingga 2.000 orang pada akhir pekan atau libur panjang.
Lokasi Kebun Teh Wonosari sangat strategis, hanya berjarak sekitar 20 kilometer dari Kota Malang dan mudah diakses dari pintu tol Lawang.
Agrowisata Kebun Teh Wonosari adalah destinasi yang tidak boleh dilewatkan bagi siapa pun yang ingin menikmati keindahan alam sekaligus belajar tentang proses pertanian teh. (Mahija)
Editor : Aditya Novrian