Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Penuh Sejarah, Ini Tiga Gereja Peninggalan Belanda di Kota Malang

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Kamis, 2 Januari 2025 | 23:15 WIB
Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel.
Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel.

RADAR MALANG - Kota Malang memiliki banyak bangunan peninggalan zaman kolonial sebagai saksi bisu sejarah.

Berbagai gereja khas Belanda pun masih dipertahankan di Kota Malang hingga saat ini.

Berikut tiga gereja bersejarah yang merupakan peninggalan Belanda di Kota Malang.

1. GPIB Immanuel

Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Immanuel merupakan gereja tertua di Kota Malang.

Terletak di Jalan Merdeka Barat No. 9, Kota Malang, Gereja ini dibangun pada 30 Juli 1861 dan diresmikan tiga bulan kemudian.

Arsitektur dan gaya bangunan zaman kolonial pun masih dipertahankan oleh pengelola GPIB Immanuel.

Selain itu, gereja ini juga menyimpan dua Alkitab kuno yang sudah berusia sekitar 400 tahun.

2. Gereja Hati Kudus Yesus Kayutangan

Gereja Katolik Kayutangan ini awalnya dibangun pada 1897 dan hanya diperuntukkan untuk orang-orang Belanda di Kota Malang.

Bertempat di Jalan MGR Sugiyopranoto No. 2, Kota Malang, gereja ini masih memiliki arsitektur bergaya Neogotik.

Gereja Katolik Kayutangan juga sempat mengalami berbagai tragedi.

Salah satunya ketika ditabrak pesawat TNI AU pada 1967 lalu.

3. Gereja Katedral Ijen

Gereja Katolik Santa Perawan Maria dari Bukit Karmel (Gereja Katedral Ijen) sudah ada sejak 11 Februari 1934.

Gereja ini masuk ke dalam kategori A.

Sebab, arsitektur dan nilai sejarahnya sangat tinggi.

Hingga saat ini, Gereja Katedral Ijen tidak mengalami penambahan bangunan maupun perubahan material.

Terletak di Jalan Buring No. 60, Kota Malang, gereja ini merupakan salah satu bangunan ikonik di Kota Malang. (CLEMENS KRISTO BUDIUTOMO)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#sejarah #Gereja #tiga #peninggalan belanda #penuh #Kota Malang #Ini