Radar Malang – Bagi penggemar suasana vintage, Kota Malang menawarkan berbagai kafe dengan suasana tempo dulu yang menarik untuk dikunjungi.
Beberapa kafe ini semakin popular berkat desain arsitektur klasik dan suasana hangat yang membawa penjungung bernostalgia.
Berikut daftar rekomendasi kafe tempo dulu:
All About Koffie
Terletak di Jalan Jenderal Basuki Rahmat No. 49, kafe ini menggunakan desain arsitektur klasik ala bangunan Belanda yang menciptakan suasana nyaman.
Menawarkan berbagai pilihan menu kopi, teh, serta makanan berat yang menggugah selera, yang dapat di nikmati di area outdoor atau indoor.
Kios Mera
Terletak di Jalan Arief Rahman Hakim Gg 11, Kauman, Kecamatan Klojen yang berada di dalam gang kecil di Kawasan kampung heritage Kayutangan.
Kios Mera menggunakan konsep mini library yang di hiasi dengan barang antik, tetapi kafe ini menawarkan berbagai pilihan makanan dan minuman yang menggugah selera.
Konsep unik ini memberikan pengalaman baru bagi pengunjung dengan suasana tenang dan nyaman, sehingga cocok untuk membaca sambil menikmati kopi.
Kopi Hamur Mbah Ndut
Dikenal dengan suasana nostalgia, kafe ini terletak di Jalan Jendetal Basuki Rahmat Gg. 04, No.939, Kauman.
Kafe ini menawarkan suasana seperti di rumah nenek yang dilengkapi dengan berbagai ornament antik.
Menyajikan kopi tubruk dan menu makanan tradisional dengan harga yang terjangkau, menjadikan kafe ini disukai bagi pencinta kopi.
Toko Kopi Kongca
Kedai kopi yang terletak di Jalan Trunojoyo No.23, Klojen, Kota Malang, yang telah beroperasi sejak tahun 1970-an.
Toko Kopi Kongca menawarkan berbagai menu kopi khas, seperti kopi hitam dan kopi susu klasik, serta banyak pilihan makanan.
Memiliki suasana yang nyaman dengan desain interior yang mempertahankan gaya klasik, dilengkapi dengan meja bundar dan kursi kayu khas Melayu-Tionghoa.
Dinding kafe yang dihiasi foto-foto bangunan zaman dahulu, menambah kesan nostalgia bagi pengunjung.
Dengan kehadiran kafe jadul ini menjadikan Kota Malang semakin kaya akan pilihan tempat berkumpul dan foto dengan tema unik. (Tiw)
Editor : Aditya Novrian