MALANG KOTA—Menyambut bulan Ramadhan, apalagi menjelang waktu berbuka puasa, mencari hidangan manis dan lezat menjadi agenda utama bagi banyak orang.
Di Kota Malang, terdapat sebuah hidden gem yang menawarkan sensasi berbeda dalam menikmati kuliner tradisional jenang, yaitu De Jenangs.
Berlokasi di Jalan Kakak Tua Utara No.38, Sukun, Kota Malang, De Jenangs menawarkan jenang dengan kemasan kekinian tanpa menghilangkan cita rasa otentiknya.
De Jenangs menyajikan berbagai macam varian jenang yang memanjakan lidah. Mulai dari Jenang Londo Original, Es Jenang Londo Durian, Es Santan Mutiara, Jenang Londho with Cookis and Oreo Crumb.
Tidak hanya jenang, De Jenangs juga menawarkan varian ketan hitam, varian latte, dan mini boba.
Setiap porsi jenang di De Jenangs dibanderol dengan harga terjangkau, berkisar antara Rp9.000 hingga Rp20.000, menjadikannya pilihan tepat untuk menu berbuka puasa yang lezat dan ramah di kantong.
Selain menyajikan jenang dengan cita rasa yang memikat dan otentik, De Jenangs juga berinovasi dalam penyajian.
Mereka menghidangkan jenang dalam kemasan modern yang menarik, seperti mangkuk batok kelapa untuk pelanggan yang makan di tempat, dan cup gelas ala kafe kekinian bagi yang memilih take away.
Selain itu, De Jenangs juga menawarkan suasana yang nyaman bagi para pengunjung. Setiap harinya, banyak pelanggan yang datang untuk menikmati aneka varian jenang sambil bernostalgia dengan kuliner tradisional khas Jawa.
Bagi kamu yang ingin merasakan sensasi berbuka puasa dengan hidangan manis tradisional yang dikemas secara modern, De Jenangs adalah destinasi yang wajib dikunjungi.
Jam operasional De Jenangs cukup fleksibel, buka mulai pukul 12:30 hingga 21:00 WIB setiap hari, kecuali hari Senin tutup. Hal ini memudahkan kamu untuk berkunjung kapan saja sesuai dengan waktu luang kamu.
Dengan harga yang terjangkau dan varian rasa yang beragam, De Jenangs menjadi pilihan tepat untuk berbuka puasa bersama keluarga atau teman.
Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kelezatan jenang tradisional dengan sentuhan modern di De Jenangs, (Talita)
Editor : Aditya Novrian