RADAR MALANG – Bagi para pencinta alam dan pendaki pemula, Bukit Jabal Malang bisa menjadi pintu gerbang yang tepat menuju pengalaman mendaki yang tak terlupakan. Terletak di Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Bukit Jabal tak hanya menawarkan sensasi berdiri di atas awan, tapi juga menjadi jalur awal menuju puncak Gunung Malang yang menyimpan keindahan tersembunyi.
Baca Juga: Bukit Jabal Malang, Sensasi Wisata Alam di Atas Awan
Perjalanan dimulai dari basecamp Dusun Sumberbendo, di mana pendaki akan mengisi registrasi dan mendapatkan pengarahan jalur. Setelah melewati kebun warga dan hutan pinus, medan mulai menanjak tajam hingga 45 derajat. Meski cukup menguras tenaga, trek ini masih bisa ditempuh dalam waktu 2–3 jam, menjadikannya favorit bagi pendaki yang menginginkan liburan akhir pekan yang singkat tapi penuh tantangan.
Sesampainya di puncak Bukit Jabal, pengunjung bisa menikmati panorama gemerlap lampu Kota Malang di malam hari dan lautan kabut di pagi hari. Area camp 1 di sini cukup luas, dengan fasilitas musholla terdekat untuk beristirahat atau bermalam. Namun, bagi yang ingin merasakan tantangan lebih, pendakian bisa dilanjutkan menuju area camp 2 dan puncak Gunung Malang.
Dari camp 1, pendaki akan berjalan sekitar 15 menit untuk mencapai camp 2 di area yang dikenal dengan sebutan forest view. Area ini memiliki tanah yang luas dan datar, cocok untuk mendirikan tenda. Keindahan pegunungan hijau yang terbentang akan tampak luar biasa, terutama saat cuaca cerah atau berkabut, seolah berada dalam negeri di atas awan.
Baca Juga: Mengenali Bukit Kuneer, Destinasi Wisata Alam yang Menyegarkan di Malang
Pendakian dari camp 2 ke puncak Gunung Malang membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Jalurnya hanya satu dan menyerupai punggungan, namun relatif aman karena masih banyak ditumbuhi rerumputan dan pepohonan. Hanya saja, pendaki tetap harus waspada, karena sisi kirinya adalah jurang.
Puncak Gunung Malang memang tidak terlalu terbuka karena rimbunnya pepohonan. Namun, jalur menuju puncak dan pemandangan dari sepanjang perjalanan camp 2 justru menjadi daya tarik utama. Meski plakat puncak terlihat jelas, terdapat jalur tak resmi menuju puncak yang lebih tinggi yang tertutup semak, tidak disarankan untuk dilalui karena risiko tinggi.
Baca Juga: Pesona Bukit Bintang Batu, Tempat Wisata dengan Pemandangan Menawan dan Kuliner Tradisional
Menariknya, untuk mendaki Gunung Malang, pendaki cukup melakukan satu kali registrasi saat memulai pendakian ke Bukit Jabal. Setelahnya, mereka bebas menentukan apakah ingin menikmati sensasi Bukit Jabal saja, atau melanjutkan ke puncak Gunung Malang yang lebih menantang.
Dengan keindahan alam, jalur yang jelas, dan nuansa petualangan yang menggoda, Gunung Malang lewat jalur Bukit Jabal menjadi pilihan sempurna untuk para pencari ketenangan, tantangan, dan tentunya keindahan. Jangan lupa bawa kamera dan nikmati setiap momen perjalanan ini, karena mendaki bukan soal menaklukkan puncak, tapi menikmati setiap langkahnya. (my)
Editor : Aditya Novrian