Radar Malang — Udara malam di Kota Malang yang sejuk bahkan cenderung dingin menjadi alasan kuat untuk mencari makanan hangat yang bisa menghangatkan tubuh dan hati.
Salah satu kuliner yang paling dicari warga maupun wisatawan saat malam hari adalah angsle, sajian manis khas Jawa Timur yang disajikan dalam kuah santan hangat dengan berbagai isian seperti kacang hijau, ketan putih, roti tawar, petulo (mi dari tepung beras), hingga pacar cina.
Berikut tiga tempat legendaris di Kota Malang yang terkenal dengan angslenya, dan layak menjadi destinasi kuliner malam hari.
Baca Juga: Cicipi Kuliner di Kawasan Jalan Kawi Malang, Ini Rekomendasi Kuliner Terbaik!
1. Ronde Titoni
Berlokasi di Jl. Zainul Arifin No.17, warung ini telah berdiri sejak 1948 dan tetap eksis hingga kini. Meski lebih dikenal sebagai tempat jualan ronde, angsle di sini tak kalah populer. Dengan harga mulai Rp8.000, angsle disajikan dengan kuah santan manis yang hangat dan isian yang komplet. Buka mulai pukul 18.00 WIB hingga tengah malam, Ronde Titoni selalu ramai pengunjung terutama saat cuaca dingin.
2. Angsle & Ronde Akor
Warung ini terletak di Jl. Pulau Sempu No.10, Klojen, dan sudah beroperasi sejak 1980-an. Kuah angsle buatan Pak Akor dikenal lebih kental dan gurih, disajikan dengan isian lengkap yang membuat pelanggan datang kembali. Harga yang terjangkau, mulai dari Rp7.000, membuatnya favorit bagi mahasiswa maupun keluarga lokal. Warung ini buka setiap hari pukul 16.00 hingga 22.00 WIB, kecuali hari Kamis.
3. Angsle & Ronde Pak Solikin
Jika kamu berada di kawasan Jodipan, mampirlah ke Jl. Zaenal Zakse No.80, tempat di mana warung Pak Solikin berdiri sejak 1976. Uniknya, angsle di sini dimasak menggunakan arang, memberikan cita rasa dan aroma yang khas. Harga per porsi berkisar Rp8.000 – Rp9.000. Warung ini buka dari pukul 13.00 WIB hingga tengah malam, cocok untuk pencinta kuliner malam sejati.
Di tengah cuaca malam Kota Malang yang dingin, semangkuk angsle hangat bisa jadi teman terbaik untuk melepas lelah, sembari menikmati atmosfer kota yang tenang dan bersahabat.
Tak sekadar makanan, angsle adalah bagian dari budaya kuliner malam Malang yang kaya dan terus lestari. (Rizz)
Editor : Aditya Novrian