Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Keraton Gunung Kawi, Bangunan Bersejarah di Malang yang Hilang Pamornya

A. Nugroho • Kamis, 3 Juli 2025 | 20:26 WIB
AUTENTIK: Suasana Keraton Gunung Kawi yang kental akan budaya
AUTENTIK: Suasana Keraton Gunung Kawi yang kental akan budaya

RADAR MALANG - Keraton Gunung Kawi merupakan salah satu bangunan bersejarah yang pernah menjadi simbol kejayaan budaya spiritual di lereng Gunung Kawi, kini mulai kehilangan pamornya. Tempat ini tidak hanya menjadi objek wisata saja, melainkan juga tempat untuk melakukan ibadah atau ritual.

Bangunan bersejarah ini terletak di Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, tepatnya di lereng Gunung Kawi. Berjarak sekitar kurang lebih 4,5 km dari pesarean dan berjarak sekitar 31 km dari Kota Malang. Dari orang biasa hingga orang terkenal, pernah datang ke tempat ini untuk melakukan ritual.

Walaupun berjuluk keraton, akan tetapi bangunannya tidak memiliki bangunan fisik keraton dikarenakan tempat tersebut berfungsi sebagai tempat untuk bertapa atau bersemedi. Bangunan ini dibangun pada awal abad ke-20 oleh tokoh spiritual yaitu Eyang Jugo, dan menjadi tempat persinggahan para peziarah dari berbagai daerah, termasuk Tionghoa yang membawa tradisi lintas budaya.

Kraton Gunung Kawi terdapat 5 bangunan untuk tempat beribadah yaitu musala, kelenteng, wihara, gereja dan pura. Kepercayaan yang berdiri secara berdampingan bermaksud sebagai simbol tingginya toleransi bagi sesama manusia dan saling menghormati atas perbendaan kepercayaan agama.

Jika melihat dari sisi wisata, tempat ini memang begitu indah dan estetik, dengan berbalut hijaunya pepohonan hutan. Ditambah dengan sejuknya udara, menjadikan siapa pun akan betah berlama-lama di sini.

Jangan khawatir jika kamu akan bosan saat mengunjungi tempat ini. Sepanjang perjalanan kamu akan disuguhi hamparan hutan pinus yang lebat, kamu dapat melihat pemandangan hutan pinus yang lebat. Suasananya lumayan khas dengan aroma wangi yang bernuansa sakral dan tenang.

Beberapa pengunjung yang datang ke sini memang berniat untuk berdoa serta ada pula yang melakukan wisata religi maupun swafoto. Tempat ini memiliki fasilitas umum yaitu musala, toilet, tempat parkir, dan juga tempat makan.

Objek wisata ini dapat dinikmati dengan harga yang sangat terjangkau yaitu Rp10.000. Wisatawan juga tidak dikenakan harga yang berbeda, baik untuk dewasa maupun anak-anak, atau di hari biasa maupun hari libur harga tiket tetap sama.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat untuk mengunjungi Keraton Gunung Kawi menurun drastis. Faktor utamanya ialah kurangnya promosi terhadap objek wisata ini dan kalah saingnya dengan Lembah Indah Gunung Kawi yang berada persis di timur wisata ini.

Diharapkan wisata ini mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah dan dinas pariwisata untuk menghidupkan kembali daya tarik salah satu ikon dari Gunung Kawi ini. Lalu dibutuhkan restorasi bangunan, pengelolaan acara budaya, dan promosi digital agar bisa menjadi solusi untuk mengangkat kembali nilai sejarah Keraton Gunung Kawi ini. (run)

Editor : A. Nugroho
#Keraton #Wisata #malang #gunung kawi