RADAR MALANG - Kota dan Kabupaten Malang tidak hanya terkenal dengan pesona alam dan udaranya yang sejuk, tetapi juga menjadi rumah bagi sejumlah pura Hindu yang sarat akan nilai sejarah dan spiritualitas. Wisata religi ke pura-pura di Malang menjadi alternatif yang menarik bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana tenang, sekaligus menambah wawasan budaya dan keagamaan.
Pura-pura ini tersebar di berbagai wilayah, dari lereng gunung hingga pesisir pantai. Masing-masing pura menyimpan cerita, keunikan arsitektur, serta panorama alam yang mendukung suasana khusyuk. Selain sebagai tempat ibadah, pura-pura ini juga terbuka untuk umum dan menjadi destinasi wisata yang edukatif sekaligus menenangkan.
Bagi Anda yang ingin merasakan perjalanan batin sekaligus menikmati sisi lain dari Malang, berikut ini adalah empat rekomendasi pura di Malang yang bisa menjadi tujuan wisata religi Anda.
1. Pura Luhur Giri Arjuno
Terletak di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Pura Luhur Giri Arjuno merupakan pura tertinggi di Jawa Timur, berada di ketinggian 1.600 mdpl. Pura ini berdiri megah di lereng Gunung Arjuno, menawarkan panorama pegunungan dan udara yang sejuk.
Suasana di sekitar pura sangat mendukung kegiatan spiritual, menjadikannya tempat populer bagi peziarah dari berbagai daerah. Selain untuk bersembahyang, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan alam yang menenangkan. Setiap akhir pekan dan hari besar keagamaan, pura ini ramai dikunjungi umat Hindu maupun wisatawan umum.
2. Pura Luhur Dwijawarsa
Berada di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Pura Luhur Dwijawarsa merupakan salah satu pura tertua di Malang yang dibangun pada tahun 1957. Lokasinya yang berada di lingkungan mayoritas Muslim menjadikannya simbol kerukunan antar umat beragama.
Luas areanya mencapai 1,3 hektar dan mampu menampung lebih dari seribu umat saat perayaan besar. Keindahan arsitektur pura dan suasana damai membuat tempat ini sering dikunjungi oleh wisatawan yang ingin mengenal budaya Hindu lebih dekat. Letaknya sekitar 9 km dari Alun-Alun Kota Malang.
3. Pura Luhur Amertha Jati
Terinspirasi dari Pura Tanah Lot di Bali, Pura Luhur Amertha Jati berdiri kokoh di atas sebuah pulau kecil di kawasan Pantai Balekambang, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Akses ke pura ini melewati jembatan beton yang menjadi spot foto favorit wisatawan.
Pura ini tak hanya menyuguhkan nuansa religius, tapi juga keindahan alam pesisir selatan Malang yang menawan. Banyak pengunjung yang datang menjelang senja untuk menikmati panorama matahari terbenam sambil berziarah atau sekadar berdoa.
- Pura Partirtan
Pura Partirtan berada di Desa Sukodadi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Letaknya tersembunyi di kawasan alam yang tenang, dikelilingi pepohonan dan kebun jeruk yang rindang. Meskipun belum sepopuler pura lainnya, tempat ini kerap dijadikan lokasi meditasi dan refleksi diri.
Pengunjung yang datang ke sini biasanya mencari ketenangan jiwa dan menjauh sejenak dari hiruk pikuk kota. Keindahan alam sekitar menambah nuansa spiritual yang kuat. Warga sekitar juga turut menjaga kesakralan pura, menciptakan suasana harmonis yang khas.
Tips Berkunjung ke Pura di Malang
Sebelum berkunjung, wisatawan disarankan untuk mengenakan pakaian sopan, menjaga kesucian lingkungan pura, dan mengikuti aturan yang berlaku. Hormati kegiatan keagamaan yang sedang berlangsung dan manfaatkan momen kunjungan sebagai pengalaman spiritual yang mendalam.
Malang tak hanya menawarkan wisata alam dan kuliner, tetapi juga perjalanan rohani yang menyentuh batin. Pura-pura yang ada menjadi bukti bahwa keberagaman dapat hidup berdampingan dalam damai dan harmoni. (id)
Editor : A. Nugroho