RADAR MALANG - Jabung, salah satu kecamatan di Kabupaten Malang, ternyata menyimpan banyak potensi wisata alam yang belum banyak terekspos. Terletak di sisi timur Malang, kawasan ini dikelilingi hamparan persawahan, perbukitan hijau, dan aliran sungai yang menyegarkan.
Cocok untuk kamu yang mencari ketenangan dan suasana alami jauh dari hiruk-pikuk kota. Tak hanya itu, beberapa wisata tersembunyi di Jabung juga mulai dikembangkan warga lokal, menjadikannya destinasi yang patut dilirik. Dari air terjun, spot foto alam, hingga area edukasi pertanian, semua bisa kamu temukan di sini.
Yuk, jelajahi pesona alam Jabung yang masih alami dan asri:
- Coban Jodo
Terletak di Dusun Bendolawang, Desa Ngadirejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Coban Jodo menawarkan keindahan air terjun alami yang masih tersembunyi. Nama “Jodo” konon berasal dari kisah sepasang kekasih yang melarikan diri ke tempat ini pada masa penjajahan Belanda.
Suasana alam di sekitar coban masih sangat asri dan cocok untuk pencinta petualangan. Akses menuju lokasi cukup menantang karena harus melewati jalan berbatu, sehingga disarankan datang saat cuaca cerah. Coban Jodo buka setiap hari dan tidak memungut tiket masuk pengunjung hanya perlu membayar retribusi parkir kendaraan.
- Coban Siuk
Coban Siuk yang terletak di Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, merupakan destinasi wisata alam yang wajib dikunjungi saat menjelajah kawasan timur Malang. Meski akses menuju lokasi cukup menanjak dan harus melewati jalan berbatu, keindahan alam yang disuguhkan sepadan dengan perjuangannya.
Air terjun ini dikelilingi pepohonan rindang dan udara sejuk khas pegunungan, cocok untuk melepas penat. Coban Siuk buka setiap hari selama 24 jam dan tergolong wisata murah meriah. Tidak ada tiket masuk, pengunjung hanya perlu membayar retribusi parkir sebesar Rp 5.000 saja. Cocok untuk pencinta petualangan dan ketenangan alam.
- Coban Jahe
Coban Jahe yang berlokasi di Dusun Begawan, Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, menyuguhkan keindahan air terjun yang eksotik sekaligus menyimpan nilai sejarah. Meski namanya terkesan seperti jenis tanaman herbal, “Jahe” sebenarnya berasal dari kata “Pejah”, yang merujuk pada gugurnya para pejuang kemerdekaan yang bersembunyi di area ini saat masa penjajahan Belanda.
Suasana alam yang asri menjadikan Coban Jahe cocok untuk wisata reflektif maupun bersantai. Biaya masuk sangat terjangkau, hanya Rp 5.000 untuk parkir motor dan mobil, serta Rp2.000 untuk sepeda. Tempat ini wajib dikunjungi bagi pencinta alam dan sejarah.
Itulah merupakan rekomendasi tempat wisata yang ada di Jabung Malang. Apakah kamu tertarik untuk mengunjunginya? (run)
Editor : A. Nugroho