RADAR MALANG - Hidup di Malang sebagai kota pelajar memang punya tantangan tersendiri, apalagi buat anak kos yang harus pintar-pintar mengatur uang jajan setiap bulan. Kadang di awal bulan bisa makan enak, tapi begitu masuk minggu terakhir dompet mulai menipis dan pilihan menu pun harus makin hemat. Nah, kabar baiknya, Malang punya banyak sekali warung makan legendaris yang sampai sekarang masih menjual makanan dengan harga super ramah di kantong.
Bahkan, hanya dengan uang Rp 5.000 saja kamu sudah bisa dapat nasi lengkap, kenyang, dan rasanya pun nggak mengecewakan. Penasaran di mana saja? Yuk, intip rekomendasi warung murah di Malang yang jadi surga kuliner anak kos.
Warung Nasi Pecel Kawi Hj. Musilah
Salah satu yang paling legendaris adalah Warung Nasi Pecel Kawi Hj. Musilah yang terletak di Jalan Kawi. Pecel memang identik dengan makanan murah, tapi yang bikin warung ini spesial adalah porsinya yang melimpah dan sambalnya yang khas. Meski terkenal, harganya masih sangat ramah. Kamu bisa pesan sepiring nasi pecel sederhana dengan sayur rebus, sambal kacang, dan tambahan peyek dengan harga mulai Rp 5.000 – Rp 7.000 saja.
Kalau ingin lauk tambahan seperti tempe goreng atau telur, tinggal nambah sedikit. Pecel ini pas banget jadi menu sarapan sebelum kuliah atau kerja, karena rasanya gurih pedas dan bikin semangat seharian. Anak kos di sekitaran Soehat dan Lowokwaru pasti nggak asing dengan warung pecel murah satu ini.
Warung Nasi Jagung Mbok Darmi
Kalau kamu lagi pengen yang lebih tradisional, bisa mampir ke Warung Nasi Jagung Mbok Darmi yang ada di daerah Tlogomas. Warung sederhana ini sudah lama terkenal menjual nasi jagung dengan lauk sederhana, mulai dari urap, ikan asin, sampai sambal terasi yang nendang.
Seporsinya bisa kamu nikmati hanya dengan Rp 5.000–Rp 6.000 saja. Nasi jagungnya pulen, gurih, dan bikin kenyang meski porsinya terlihat sederhana. Anak kos yang tinggal di sekitar kampus UMM atau Polije cabang Malang pasti sering jadi pelanggan setia warung ini, terutama di akhir bulan ketika uang jajan tinggal sisa receh. Meski murah, cita rasa tradisionalnya bikin kamu merasa makan di rumah sendiri.
Mie Ayam Cak Dul
Kalau siang-siang kamu pengen makan mie, cobain deh Mie Ayam Cak Dul yang gerobaknya mangkal di sekitar Jalan Soehat. Seporsi mie ayam lengkap dengan topping ayam manis gurih, daun bawang, dan kerupuk pangsit dijual dengan harga Rp 6.000, bahkan ada porsi hematnya hanya Rp 5.000 untuk anak kos.
Rasanya tidak kalah enak dengan mie ayam terkenal, mie-nya kenyal, kuahnya gurih, dan porsinya bikin kenyang. Nggak heran kalau tiap jam makan siang, gerobak mie ayam ini selalu ramai antrean mahasiswa. Buat yang suka hemat tapi pengen makan enak, mie ayam Cak Dul ini adalah pilihan terbaik.
Fenomena warung murah ini memang jadi salah satu ciri khas Malang. Kota ini seolah mengerti kebutuhan mahasiswa dan pelajar yang harus hidup hemat jauh dari orang tua. Bayangkan saja, di saat kota-kota besar lain sudah jarang menemukan makanan seharga Rp 5.000, Malang masih punya banyak warung sederhana yang setia menyediakan makanan murah, enak, dan bikin kenyang. Hal ini membuat Malang bukan hanya dikenal sebagai kota wisata dan kota pendidikan, tetapi juga kota kuliner hemat.
Jadi, kalau kamu lagi tinggal atau kuliah di Malang, jangan khawatir soal makan meski uang di dompet pas-pasan. Semua bisa kamu nikmati hanya dengan uang Rp 5.000 an saja. Inilah bukti bahwa di Malang, kenyang bukan berarti harus mahal. (mkp)
Editor : A. Nugroho