RADAR MALANG - Kadang, di tengah hiruk-pikuk kota Malang dengan deretan kafe hits dan kuliner kekinian, kita tetap merindukan masakan sederhana khas rumah. Rasa gurih sayur bening, sambal yang pedasnya pas, atau lauk sederhana seperti tempe goreng dan ayam sambal bawang selalu punya tempat tersendiri di hati.
Untungnya, Malang punya banyak warung makan yang menawarkan cita rasa rumahan, sehingga bisa jadi pengobat rindu bagi mahasiswa rantau, pekerja, atau siapa saja yang ingin menikmati kehangatan hidangan ala ibu di rumah.
Warung Lama Haji Ridwan
Salah satu tempat yang sudah cukup populer adalah Warung Lama Haji Ridwan di Pasar Besar Malang. Meski namanya sudah melegenda, suasana yang ditawarkan tetap sederhana dan akrab. Menu andalan seperti rawon, ayam goreng, hingga berbagai sayur lodeh selalu jadi favorit pengunjung.
Rasa masakannya tidak berlebihan, bumbunya meresap, dan porsinya pas untuk membuat perut kenyang tanpa merasa enek. Banyak yang datang ke sini karena ingin merasakan cita rasa masakan Jawa Timur yang otentik namun tetap terasa seperti buatan rumah.
Warung Nasi Pecel Kawi Hj. Musilah
Berikutnya ada Warung Nasi Pecel Kawi Hj. Musilah, yang berlokasi di Jalan Kawi Atas, Malang. Tempat ini bisa disebut sebagai salah satu ikon kuliner pecel di kota ini. Nasi pecel dengan bumbu kacangnya yang kental dan sedikit pedas benar-benar mengingatkan pada sajian rumahan khas Jawa.
Lauk yang ditawarkan pun beragam, mulai dari rempeyek, tempe goreng, hingga telur dadar sederhana yang bikin makan makin nikmat. Yang membuat warung ini istimewa adalah suasana sederhana dan ramah, khas warung keluarga, sehingga banyak pengunjung merasa nyaman seolah sedang makan di rumah sendiri.
Warung Subur
Tak kalah menarik, ada juga Warung Subur yang terletak di kawasan Jalan Soekarno-Hatta. Warung ini jadi andalan mahasiswa karena harganya yang ramah kantong dan menunya yang variatif. Masakan rumahan seperti sayur asem, oseng tahu tempe, ayam kecap, hingga sambal terasi bisa ditemukan dengan mudah di sini.
Konsep prasmanan membuat pengunjung bebas memilih lauk sesuai selera, persis seperti saat makan di rumah dengan berbagai masakan yang sudah tersaji di meja. Rasanya pun tidak kalah dengan masakan ibu di rumah, sehingga membuat banyak pelanggan datang kembali.
Di Malang, menikmati masakan rumahan bukanlah hal sulit. Justru di balik kesederhanaannya, kita bisa menemukan kenikmatan yang sering kali lebih berkesan daripada kuliner mewah. Jadi, ketika rasa rindu rumah menyerang, tiga tempat ini bisa jadi jawabannya. (mkp)
Editor : A. Nugroho