MALANG - Akhir pekan selalu menjadi waktu yang tepat untuk mencari suasana baru dan melepas penat setelah aktivitas sehari-hari. Di Kota Malang, ada dua destinasi kuliner unik yang mampu memberikan pengalaman berbeda dari kafe-kafe pada umumnya.
Bukan sekadar tempat ngopi, Kafe Golekan dan Cafe Bunker Gedong Ijen menawarkan atmosfer yang memadukan kuliner dengan nuansa horor, sejarah, dan nostalgia.
Kedua kafe ini kini menjadi incaran wisatawan maupun warga lokal yang ingin merasakan pengalaman nongkrong anti-mainstream di akhir pekan.
- Kafe Golekan
Kafe Golekan di Malang menghadirkan konsep unik dengan nuansa vintage yang dipadukan tema boneka lawas.
Berlokasi di Jalan Bunga Kecilung No. 28, Lowokwaru, kafe ini menjadi destinasi populer bagi pengunjung yang ingin bersantai sekaligus bernostalgia melalui koleksi boneka antiknya.
Bangunan kafe terdiri dari dua lantai. Lantai pertama berfungsi sebagai galeri yang menampilkan ratusan boneka tua dengan berbagai karakter, mulai dari boneka bayi dan anak kecil yang menggemaskan hingga boneka berwajah menyeramkan mirip hantu.
Lantai kedua merupakan ruang utama kafe dengan kapasitas lebih besar dan suasana nyaman untuk menikmati kopi dan makanan.
Harga makanan dan minuman cukup terjangkau, yakni antara Rp 7.500 – Rp 20.000.
Buka Selasa – Minggu, dengan jam operasional dimulai pukul 17.00 – 23.00 WIB.
- Cafe Bunker Gedong Ijen
Kafe Bunker Gedong Ijen merupakan salah satu kafe tematik unik di Kota Malang yang berlokasi di Jalan Terusan Ijen No. 2B, Bareng, Kecamatan Klojen.
Keistimewaan kafe ini terletak pada konsep ngopi di dalam bunker peninggalan Belanda yang dibangun sekitar tahun 1930-an.
Bangunan bawah tanah seluas kurang lebih 80 meter persegi ini dulunya difungsikan sebagai ruang perlindungan sekaligus tempat evakuasi bagi pejabat kolonial dari ancaman serangan Jepang.
Untuk menuju area bunker, pengunjung harus melewati lorong sempit yang menambah sensasi berbeda sekaligus menghadirkan nuansa sejarah.
Struktur bangunan bunker diperkuat dengan lapisan tanah dan beton setebal satu meter, sementara di dalamnya turut dipajang foto-foto lama Kota Malang dari era 1920–1930-an, menambah nilai edukasi bagi pengunjung.
Harga makanan dan minuman di sini masih terjangkau. Harga makanan mulai dari Rp 17.000 saja. Sedangkan minuman mulai dari Rp 10.000
Buka seriap hari, mulai pukul 15.00 - 23.00
Bagi kamu yang ingin merasakan sensasi berbeda saat akhir pekan, dua kafe tematik ini bisa menjadi pilihan utama. Kedua tempat ini tidak hanya memanjakan lidah dengan sajian kuliner, tetapi juga menghadirkan pengalaman emosional yang sulit dilupakan. (rv)
Editor : A. Nugroho