MALANG – Candi adalah bangunan kuno peninggalan masa Hindu-Buddha di Nusantara yang umumnya berfungsi sebagai tempat ibadah atau pemujaan dewa-dewi leluhur, serta berfungsi juga sebagai tempat peristirahatan, istana, gapura, atau tempat penyimpanan abu jenazah raja/pendeta.
Di Malang, kamu bisa menemukan candi yang kaya akan nilai sejarah. Hingga saat ini, candi digunakan sebagai destinasi wisata. Jika berkunjung ke candi, kamu bisa mendapatkan cerita tentang sejarah dan warisan budaya, mempelajari arsitektur dan seni kuno, serta bisa membuat Anda merasa berada di masa lalu. Ini deretan candi di Malang yang bisa kamu kunjungi, simak ulasannya, yuk!
- Candi Badut
Beralamat di Jalan Raya Candi V Nomor 5D, Oro-oro Dowo, Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Untuk bisa berkunjung ke candi ini, kamu tidak akan dipungut biaya loh! Nama Candi Badut diduga berasal dari bahasa Sansekerta, Bha-dyut yang berarti sorot bintang canopus atau sorot agastya. Sangat cocok dijadikan tujuan wisata belajar anak-anak sekolah karena petugas di sini memberikan penjelasan dengan sangat detail termasuk fakta bahwa candi ini merupakan candi tertua di Jawa Timur serta peninggalan Kerajaan Kanjuruhan. Sayangnya, bagian atap candi ini telah runtuh dan hanya menyisakan kaki dan badan candi. Agar dapat berkeliling di Candi Badut pastikan kamu mengunjungi tempat ini antara pukul 08.00 – 16.00 WIB ya!
- Candi Singasari
Beralamat di Jalan Kertanegara Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang dengan akses jalan yang cukup mudah dan tiket masuk gratis namun jangan lupa isi buku tamu ya! Menyediakan bangunan, berbagai arca, dan kisah yang menjadi bagian dari sejarah Kerajaan Singosari dengan mitos bahwa pembangunan candi ini dibantu oleh Gajahmada sehingga terjalin yang kuat dengan mahapatih Gajahmada pada masa Majapahit. Area candi sungguh terjaga dan bersih termasuk adanya toilet yang bersih dan terawat. Penjaga candi di sini juga ramah dan menjelaskan detail sejarah Candi Singosari. Namun kamu harus tetap memperhatikan beberapa hal, seperti tidak tersedia tempat parkir sehingga kamu harus parkir di jalan yang sempit dan panas. Hindari juga kunjungan di akhir pekan atau menjelang siang jika tidak ingin bergelut dengan keramaian. Selain itu, sebagian besar kondisi di sini sudah tidak utuh, entah karena dikuasai penjajah atau rakyat untuk dijual di masa lalu.
- Candi Kidal
Salah satu cagar budaya candi di Kabupaten Malang, tepatnya di Jalan Raya Panggung, Kidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang . Menyyuguhkan suasana yang asri, sejuk, dan sangat tenang dengan pemandangan alam yang indah sehingga menambah estetika dan spiritualitas situs ini. Candi ini juga memiliki relief yang cukup unik dan tidak dimiliki semua candi yakni Relief Garudeya (hewan mitologi) yang sampai sekarang menjadi lambang negara. Mitosnya, Candi Kidal merupakan tempat pandermaan Raja Anusapati, salah satu raja Kerajaan Singosari dari klan Ken Arok yang ditemukan pertama kali pada tahun 1867 pada era kolonial Inggris oleh Gubernur Jenderal Inggris Sir Stamfoard Rafles yang sangat menggemari penelitian sejarah Jawa.
Itulah 3 destinasi wisata bersejarah yakni candi yang harus kamu kunjungi dan temukan sejarah hingga mitosnya. Mulai dari Candi Badut yang berarti canopus sorot bintang, Candi Singosari yang saat pembangungan dibantu oleh Gajahmada, hingga Candi Kidal yang memiliki relief lain selain yang lain karena menggambarkan kehidupan manusia. Tunggu apalagi? Yuk, berwisata ke Candi! (dbr)
Editor : A. Nugroho