Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Wisata Religi Singkawang Jadi Inspirasi Toleransi bagi Warga Malang

A. Nugroho • Rabu, 1 Oktober 2025 | 20:41 WIB
Singkawang dikenal dengan wisata religi yang kental nuansa toleransi. Inspirasi berharga bagi warga Malang dalam merawat keberagaman.
Singkawang dikenal dengan wisata religi yang kental nuansa toleransi. Inspirasi berharga bagi warga Malang dalam merawat keberagaman.

 

MALANG – Kota Singkawang, Kalimantan Barat, dikenal luas sebagai “Kota Seribu Kelenteng”. Julukan ini tak lepas dari banyaknya tempat ibadah umat Buddha, Tao, dan Konghucu yang tersebar hampir di setiap sudut kota. Tak hanya menjadi pusat spiritual, destinasi ini juga menjelma sebagai ikon wisata religi yang memikat wisatawan.

Keunikan arsitektur, sejarah panjang, dan suasana religius membuat Singkawang layak dikunjungi. Vihara dan kelenteng yang ada bukan hanya tempat berdoa, tetapi juga simbol toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Inilah yang menjadi daya tarik utama kota ini di mata wisatawan domestik maupun mancanegara.

Bagi masyarakat Malang, wisata religi di Singkawang dapat menjadi inspirasi untuk menumbuhkan semangat toleransi sekaligus memperluas wawasan budaya. Mengunjungi kota ini serasa belajar langsung tentang harmoni kehidupan yang tercermin dalam keberagaman rumah ibadah.

Vihara Tri Dharma Bumi Raya

Sebagai ikon spiritual Kota Singkawang, Vihara Tri Dharma Bumi Raya merupakan salah satu tempat ibadah tertua dan paling bersejarah. Dengan arsitektur megah dan nilai budaya yang tinggi, vihara ini tak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga destinasi favorit wisatawan.

Kelenteng Tri Dharma Bumi Raya

Kelenteng ini juga menjadi tujuan utama penganut Tao dan pengunjung yang ingin merasakan suasana khusyuk berdoa. Meski terletak di tengah kota, suasananya tenang, membuat siapa pun yang datang bisa merasakan kedamaian.

Vihara Sui Kheu Thai Pak Kung

Terletak di Kelurahan Sanggau Kulor, vihara ini dikenal sebagai salah satu yang termegah di Singkawang. Pemandangan indah di sekitarnya menambah daya tarik. Pengunjung bisa masuk secara gratis, menikmati suasana, dan belajar lebih dalam mengenai budaya Tionghoa.

Kota dengan Harmoni dan Toleransi

Selain tiga tempat utama tersebut, Singkawang juga memiliki Masjid Raya dan Gereja Santo Fransiskus Asisi yang menegaskan wajah toleransi kota ini. Bagi warga Malang, kisah kerukunan ini bisa menjadi contoh nyata bagaimana wisata religi mampu menyatukan nilai budaya, spiritual, dan kebersamaan. (id)

Editor : A. Nugroho
#singkawang #kalbar #Wisata