MALANG RAYA - Malang Raya bukan hanya terkenal dengan keindahan alam dan kuliner lezatnya, tetapi juga menyimpan sisi lain yang penuh misteri. Bagi pecinta wisata horor atau mereka yang gemar menguji nyali, ada beberapa lokasi di Malang yang bisa menjadi pilihan untuk merasakan sensasi berbeda. Beberapa tempat di Malang Raya berikut ini menyimpan kisah-kisah Horror didalamnya yang menambah suasana yang menyeramkan bagi siapa yang mengunjunginya.
1. Museum Brawijaya
Salah satu tempat yang cukup populer adalah Museum Brawijaya. Meski dikenal sebagai museum bersejarah, banyak cerita mistis beredar di balik dindingnya. Apalagi terdapat salah satu Gerbong Maut yang dimuseumkan di sana.
Koleksi senjata, pakaian, hingga peninggalan perang yang terpajang di sana membuat suasana terasa lebih mencekam, terutama jika berkunjung saat sore atau malam hari. Tidak sedikit pengunjung yang mengaku merasakan hawa dingin dan aura mistis ketika berjalan di area museum.
2. Hotel Niagara di Lawang
Hotel tua bergaya kolonial ini sudah lama dikenal sebagai salah satu bangunan angker di Malang. Dengan arsitektur klasik yang megah, hotel ini menyimpan banyak kisah misteri yang melegenda di kalangan masyarakat. Hotel ini terletak di Lawang, Kabupaten Malang yang tepatnya berdekatan dengan Jembatan Fly-over Lawang.
Meskipun sebagian area hotel tidak lagi difungsikan, kehadiran bangunan tua ini tetap menarik perhatian wisatawan yang penasaran dengan cerita horor di baliknya. Bagi kamu yang ingin mengulik sejarah dan ingin merasakan kisah horrornya, kamu bisa berkunjung ke Hotel Niagara ini di Lawang, Kabupaten Malang
3. Kampung Budaya Polowijen
Terakhir, Kampung Budaya Polowijen. Selain dikenal sebagai kampung budaya, tempat ini juga dipercaya menyimpan kisah mistis yang turun-temurun. Suasana malam di kampung tua ini cukup sepi dan gelap, menambah kesan menyeramkan bagi siapa saja yang ingin berkunjung untuk sekadar merasakan atmosfer horornya.
Bagi yang mencari pengalaman berbeda, wisata horor di Kota Malang bisa menjadi pilihan menarik. Namun, tentu saja perlu keberanian ekstra dan hati yang kuat sebelum memutuskan untuk menjelajahinya. Bagaimana, berani mencoba? Hihihi... (cj)
Editor : A. Nugroho