MALANG RAYA – Malang bukan hanya terkenal dengan wisata alam dan kulinernya, tetapi juga menyimpan peninggalan sejarah dari masa kejayaan kerajaan di Jawa Timur. Salah satunya adalah candi-candi kuno yang berdiri megah hingga kini.
Bagi pecinta sejarah maupun wisata budaya, mengunjungi candi di Malang bisa menjadi pengalaman yang berbeda sekaligus sarana belajar tentang masa lampau. Berikut beberapa rekomendasi wisata candi di Malang yang layak dikunjungi:
1. Candi Singosari
Candi Singosari berada di Kecamatan Singosari, sekitar 12 km dari pusat Kota Malang. Candi ini merupakan peninggalan Kerajaan Singhasari pada abad ke-13 yang dibangun sebagai tempat pemujaan sekaligus penghormatan terhadap Raja Kertanegara. Bangunan candi bercorak Hindu-Buddha ini memiliki arsitektur yang khas dengan ukiran-ukiran yang masih bisa terlihat jelas meskipun usianya sudah ratusan tahun.
Selain menikmati keindahan arsitekturnya, pengunjung juga bisa merasakan nuansa mistis sekaligus sakral dari situs ini. Banyak wisatawan maupun peziarah datang untuk melihat langsung bukti kejayaan masa lalu. Area sekitar candi juga cukup teduh dengan pepohonan, membuat suasana kunjungan semakin nyaman.
2. Candi Kidal
Candi Kidal terletak di Kecamatan Tumpang, sekitar 20 km dari Kota Malang. Candi ini dibangun untuk menghormati Raja Anusapati, salah satu raja dari Kerajaan Singhasari. Bentuknya ramping dan tinggi, dengan relief yang menggambarkan cerita Garuda. Relief tersebut dianggap sebagai simbol pembebasan jiwa sang raja dari dunia fana menuju alam keabadian.
Keunikan Candi Kidal ada pada detail ukirannya yang masih terawat. Walau ukurannya tidak sebesar candi-candi lain di Jawa, situs ini memiliki nilai sejarah tinggi. Lokasinya yang berada di pedesaan juga memberi pengalaman tersendiri, seolah membawa pengunjung kembali ke masa lampau.
3. Candi Jago
Candi Jago terletak di Kecamatan Tumpang, tidak jauh dari Candi Kidal. Candi ini dibangun pada abad ke-13 sebagai tempat perabuan Raja Wisnuwardhana. Arsitekturnya berbeda dari candi lain karena sebagian besar terbuat dari batu andesit yang disusun menyerupai teras berundak.
Relief pada Candi Jago sangat menarik karena menggambarkan kisah-kisah dari kitab Tantri Kamandaka, Kunjarakarna, hingga cerita Mahabharata. Hal ini membuat Candi Jago tak hanya menjadi objek wisata sejarah, tetapi juga saksi bisu bagaimana karya sastra Hindu-Buddha diwujudkan dalam bentuk relief yang indah.
4. Candi Badut
Candi Badut menjadi salah satu candi tertua di Jawa Timur, bahkan diperkirakan dibangun pada abad ke-8. Lokasinya berada di Kota Malang, tepatnya di kawasan Tidar. Candi ini bercorak Hindu Siwa dan dianggap sebagai peninggalan Mataram Kuno. Meski ukurannya kecil, keberadaan Candi Badut sangat penting karena menjadi bukti awal perkembangan Hindu di Jawa Timur.
Lingkungan sekitar Candi Badut cukup asri dengan taman yang terawat. Cocok untuk wisata edukasi maupun sekadar bersantai sambil menikmati suasana sejarah. Dengan akses yang mudah dari pusat kota, candi ini sering menjadi destinasi pilihan wisatawan maupun pelajar.
Jika biasanya Malang identik dengan wisata alam dan kuliner, maka wisata candi bisa menjadi alternatif yang tak kalah menarik. Jadi, saat berkunjung ke Malang, jangan lupa sisihkan waktu untuk menyusuri jejak sejarah di balik megahnya candi-candi kuno tersebut. (gg)
Editor : A. Nugroho