MALANG - Malang ternyata menyimpan banyak kuliner khas Surabaya yang menggugah selera, salah satunya adalah kikil sapi.
Hidangan berkuah gurih ini terkenal dengan teksturnya yang kenyal sekaligus empuk, berpadu dengan kuah santan berbumbu rempah yang kaya cita rasa.
Bagi pencinta kuliner malam maupun siang hari, ada dua tempat populer di Malang yang bisa jadi tujuan untuk menikmati kikil sapi khas Surabaya dengan nuansa yang berbeda.
Kikil Sapi Surabaya Pak Pri
Berlokasi di Jalan Sunandar Priyo Sudarmo No.3, Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Malang, kikil sapi Pak Pri menjadi salah satu jujugan favorit bagi pencinta kuliner malam.
Warung ini buka setiap Senin hingga Sabtu pukul 16.30 hingga 22.00 WIB, sementara hari Minggu libur. Ciri khas dari kikil sapi Pak Pri terletak pada kuahnya yang kental dengan bumbu meresap sempurna, berpadu dengan potongan kikil yang lembut.
Tempat ini cocok untuk kalian yang ingin menyantap hidangan hangat setelah beraktivitas seharian.
Kikil Sapi Khas Surabaya Jalan Tumapel
Jika Anda lebih suka menikmati kuliner di siang hingga malam hari, Kikil Sapi Khas Surabaya yang berada di Jalan Tumapel, Kauman, Kecamatan Klojen, Malang bisa menjadi pilihan tepat.
Warung ini buka setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 22.00 WIB, sehingga fleksibel untuk makan siang, sore, hingga malam. Kuahnya gurih dengan aroma rempah yang menggoda, membuat setiap suapan kikil terasa nikmat.
Lokasinya yang berada di pusat kota juga memudahkan pengunjung untuk singgah sambil menikmati kuliner khas Surabaya di tengah Kota Malang.
Bagi kalian yang sedang mencari kuliner khas Surabaya di Malang, kikil sapi bisa jadi pilihan terbaik untuk memanjakan lidah.
Baik di Kikil Sapi Surabaya Pak Pri maupun Kikil Sapi Khas Surabaya di Jalan Tumapel, keduanya menawarkan cita rasa otentik dengan karakter yang berbeda.
Nikmati gurihnya kikil sapi khas Surabaya tanpa harus jauh-jauh ke kota asalnya, karena Malang sudah menyediakan tempatnya. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba kuliner nikmat ini saat berada di Malang. (nae)
Editor : A. Nugroho