Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Menikmati Hangatnya Bubur di Malang: Tempat dan Pengalaman yang Tak Boleh Dilewatkan

A. Nugroho • Senin, 6 Oktober 2025 | 18:43 WIB
HANGAT NIKMAT: Inilah Bubur Ayam di Malang dengan Suasana Hangat Untuk Sarapan
HANGAT NIKMAT: Inilah Bubur Ayam di Malang dengan Suasana Hangat Untuk Sarapan

MALANG - Di tengah udara pagi yang sejuk atau malam yang mulai dingin, satu hal yang selalu bisa menghangatkan tubuh dan hati adalah semangkuk bubur lezat. Di Malang, beberapa warung bubur telah berhasil mencuri hati warga lokal dan wisatawan karena kualitas racikan mereka serta pengalaman unik yang ditawarkan. Berikut tiga tempat bubur yang populer di Malang beserta kenikmatan yang bisa kamu rasakan ketika mengunjunginya.

 

Bubur Ayam Bang Udin

Terletak strategis di Jl. Kalpataru No. 84, Jatimulyo, Lowokwaru, Bubur Ayam Bang Udin termasuk ikon kuliner pagi Malang. Setiap pagi, warung sederhana ini sudah dipenuhi oleh pelanggan setia yang rela antre demi semangkuk bubur lengkap. Kelebihan bubur Bang Udin terletak pada topping yang melimpah yang terdiri dari suwiran ayam, cakwe, kacang kedelai goreng, bawang goreng hingga sate usus atau hati. Kuah kaldunya gurih, tidak terlalu encer, sehingga ketika diseruput terasa mantap hingga ke sendok terakhir.

Karena begitu populer, warung ini kadang sudah habis lebih cepat jika datang agak siang. Untuk harga, kamu bisa menikmati versi standar hanya dengan sekitar Rp 12.000, sedangkan versi topping ekstra berada di kisaran Rp 15.000.

Suasana warungnya sederhana meja dan kursi plastik, penerangan standar namun kehangatan dari rasa dan interaksi antar pelanggan membuat suasana terasa akrab. Banyak orang memilih makan ditempat, tapi tak sedikit pula mereka bungkus buburnya supaya tetap hangat ketika sampai di rumah atau kantor.

 

Bubur Ayam Mang Endut

Berbeda dengan Bang Udin yang punya jam buka pagi sampai siang, Bubur Ayam Mang Endut menawarkan daya tarik tersendiri untuk mereka yang pengin bubur ala Jakarta sepanjang hari. Lokasinya bisa kamu temui di area Blimbing dan Ruko Arjosari. Di sini kamu bisa memilih berbagai varian: bubur polos, bubur ayam biasa, ati ampela, telur, atau bubur spesial lengkap. Racikan kuahnya creamy namun tidak kehilangan kedalaman kaldu, sementara tekstur buburnya lembut yang tetap terasa.

Pengalaman makan di Mang Endut terasa lebih santai. Karena tidak sepopuler Bang Udin dari sisi antre pagi, pengunjung bisa menikmati hidangan sambil duduk tenang tanpa terburu. Cocok untuk sarapan atau makan siang dengan tenang.

 

Bubur Claypot

Selain bubur ayam ala Jakarta, Malang juga mulai diramaikan oleh tren bubur claypot yaitu bubur yang disajikan dan dipanggang dalam panci tanah liat (claypot) agar tetap panas dan beraroma “panggang ringan”. Salah satu yang jadi perbincangan adalah bubur bakar claypot yang membuka cabang di Malang, lokasi percobaannya berada di Jl. Soekarno Hatta No. 37, Mojolangu, Lowokwaru. Konsepnya unik bubur dimasak langsung di claypot agar panasnya bertahan lama, kemudian dihidangkan dengan topping kekinian seperti ayam panggang, daging, scallop, hingga bumbu rempah

Saat kamu makan di sana, suasananya modern dan cozy. Porsi claypotnya cukup besar dan ideal untuk makan sendirian atau berbagi ringan. Aroma panggangan ringan di bubur membuat pengalaman makan menjadi spesial sensasi gurih, hangat, dan sedikit “aroma bakar” menambah lapis cita rasa baru.

Jadi, kalau sedang berada di Malang dan ingin menikmati semangkuk kehangatan penuh rasa, pastikan tiga tempat ini masuk dalam daftar kunjungan kulinermu! (mkp)

Editor : A. Nugroho
#Sarapan #malang #bubur ayam