MALANG – Tren ngopi di Kota Malang terus berkembang, dari sekadar nongkrong hingga menjadi pengalaman menikmati kopi secara perlahan dan penuh makna. Bagi penikmat kopi sejati, konsep slowbar coffee menawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar kafein. Di sini, kopi diseduh manual oleh barista yang memerhatikan setiap detail, mulai dari suhu air hingga teknik tuang. Hasilnya, rasa khas setiap biji kopi bisa muncul dengan maksimal.
Konsep slowbar ini juga menghadirkan suasana lebih intim antara barista dan pengunjung. Kamu bisa berbincang langsung soal origin beans, profil roasting, hingga tasting notes yang muncul di setiap tegukan. Berikut tiga rekomendasi tempat slowbar coffee di Malang yang cocok untuk kamu datangi, baik untuk belajar kopi maupun sekadar menikmati ketenangan dalam secangkir seduhan manual.
1. Motiv Coffee
Kalau kamu ingin merasakan pengalaman ngopi yang benar-benar berkesan, Motiv Coffee adalah tempatnya. Kafe ini menghadirkan konsep slowbar yang tenang dan berfokus pada detail penyeduhan. Bagian luarnya cocok untuk bekerja, sementara area dalamnya dikhususkan untuk bar kopi manual dengan atmosfer yang menenangkan.
Di sini, kamu bisa mencoba berbagai pilihan kopi filter hasil roastery mereka sendiri. Baristanya dengan sabar menjelaskan setiap proses penyeduhan, mulai dari metode pour over hingga tasting notes dari setiap biji kopi. Menariknya, kopi disajikan dalam tiga jenis cangkir keramik berbeda, memberi sensasi rasa yang unik di setiap tegukan.
Menu andalan yang wajib dicoba di antaranya Flores Gulung dengan karakter anaerobic natural yang manis seperti apel Fuji dengan sedikit aroma peach, Lintong Nauli dengan rasa asam jambu dan manis vanila, serta Toraja Pango-Pango yang punya nuansa gula merah berpadu dengan rasa mineral di awal. Jangan lupa juga untuk mencoba cappuccino dan magic mereka yang jadi favorit pelanggan.
Harga pour over di Motiv Coffee mulai dari Rp 25 ribu.
Lokasi: Jl. Raya Tlogomas, Jl. Muharto, dan Jl. Retawu, Kota Malang.
2. Tematik Coffee Bar Tidar
Bagi yang baru mengenal dunia kopi, Tematik Coffee Bar Tidar bisa jadi tempat yang ideal. Dari luar mungkin tampak serius, tapi suasana di dalamnya justru terasa hangat dan membumi. Baristanya ramah dan siap menjelaskan dasar-dasar penyeduhan manual mulai dari proses pemilihan biji, penggilingan, hingga ekstraksi rasa.
Kopi andalan di sini adalah Palasari Beans, hasil roasting sendiri yang sempat menjadi competition beans dalam ajang kopi lokal. Rasa fruity-nya kuat dan aroma khasnya bertahan lama di lidah. Bagi yang tidak suka kopi, jangan khawatir kamu bisa mencoba French Toast mereka yang manisnya pas, berpadu dengan kacang yang gurih namun tetap ringan.
Kafe ini berlokasi di kawasan Tidar, tak jauh dari pangkalan AT yang dulu terkenal. Tempatnya cocok untuk nongkrong santai sambil belajar mengenal dunia kopi lebih dalam.
3. Simetri Coffee Malang
Simetri Coffee jadi pilihan tepat untuk kamu yang ingin menikmati kopi sendirian atau sekadar work from cafe dengan suasana tenang. Di balik bar, ada sudut kecil yang disediakan khusus untuk penikmat slowbar. Di sini, kamu bisa ngobrol langsung dengan barista, tertawa santai, sekaligus belajar hal-hal baru tentang kopi.
Menu yang direkomendasikan adalah Japanese Beans dari Arjuno, salah satu varietas unggulan lokal dengan karakter fruity yang kuat. Saat pertama kali diseduh, rasa pineapple dan belimbing muncul dengan lembut namun khas. Coba juga Cappuccino Arjuna Hot, yang memadukan rasa pahit kopi dengan sentuhan susu lembut, menghasilkan tekstur creamy dan aroma biji kopi yang tetap menonjol.
Simetri Coffee menghadirkan pengalaman ngopi yang personal dan penuh kehangatan cocok bagi kamu yang ingin menjelajahi rasa dan cerita di balik setiap biji kopi.
Tiga tempat di atas membuktikan bahwa Malang bukan hanya kota dingin dengan suasana sejuk, tapi juga rumah bagi para pencinta kopi yang ingin menikmati proses seduhan perlahan. Di balik setiap tuangan air panas dan aroma kopi yang menenangkan, ada cerita, ilmu, dan passion yang membuat slowbar coffee di Malang layak untuk dijelajahi. (id)
Editor : A. Nugroho