PONCOKUSUMO - Makin banyak wisatawan yang menuju Gunung Bromo lewat Gerbang Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo. Selama 9 bulan, mulai Januari sampai September lalu, tercatat ada 208 ribu wisatawan yang lewat jalur itu. Jumlah tersebut meningkat dari tahun lalu, yang tidak sampai 200 ribu pelancong.
Staf Pranata Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Endrip Wahyutama merinci, total wisatawan dari Januari sampai September tahun ini mencapai 208.380 orang. “Terdiri dari 199.165 wisatawan lokal dan 9.215 wisatawan mancanegara,” terang dia.
Dari sembilan bulan tersebut, bulan paling tinggi kunjungannya yakni Juli lalu. Saat itu ada 38.244 wisatawan yang lewat jalur Jemplang. Dengan detail 35.886 wisatawan lokal dan 2.358 wisatawan asing.
Sementara yang terendah tercatat pada bulan Maret, dengan 2.086 orang. Terdiri dari 1.886 pelancong lokal dan 200 mancanegara.
“Kalau tahun lalu, selama 9 bulan ada 182.295 wisatawan,” tambah Endip. Dari angka total itu, 176.601 di antaranya merupakan pengunjung asal Indonesia. Sisanya 5.694 wisatawan asing. Ada tiga destinasi wisata yang jadi jujukan wisatawan di kawasan Bromo.
Yakni lautan pasir atau Pusung Gedhe, Lembah Watangan (savana Bromo), dan kawah gunung Bromo. Rata-rata, wisatawan masih menyasar destinasi inti dengan naik tangga ke puncak kawah Bromo.
Masih sedikit yang menuju Pusung Gedhe atau Lembah Watangan saja. Selain itu, tahun ini banyak long weekend ketimbang tahun lalu. “Libur sekolahnya juga tergolong lebih panjang. Itu terlihat pada bulan Juli mulai tanggal 1 sampai 13,” ujar Endrip. (biy/by)
Editor : A. Nugroho