RADAR MALANG – Jombang dikenal sebagai “Kota Santri”, julukan yang menggambarkan kuatnya nilai religius dan sejarah keislaman di daerah ini. Tak hanya sebagai pusat pendidikan pesantren, Jombang juga menyimpan banyak lokasi bernuansa Islami yang menarik untuk dikunjungi sekaligus dijadikan spot foto. Keindahan arsitektur masjid, keagungan makam para ulama besar, hingga ketenangan kompleks pesantren menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan religi maupun pecinta fotografi.
Setiap lokasi memiliki cerita dan nuansa yang berbeda. Ada yang sarat sejarah perjuangan penyebaran Islam, ada pula yang menonjolkan sisi keindahan arsitektur bernuansa Timur Tengah. Mengunjungi tempat-tempat ini bukan sekadar untuk berfoto, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merenungi nilai-nilai keislaman dan menghargai jasa para tokoh agama.
Berikut beberapa spot foto bernuansa Islami di Jombang yang tidak hanya indah, tetapi juga sarat makna spiritual dan sejarah.
- Kompleks Makam KH. Hasyim Asy’ari dan Gus Dur (Tebuireng)
Lokasi: Pondok Pesantren Tebuireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek
Jam Kunjungan: Setiap hari pukul 07.00–21.00 WIB
Tempat ini menjadi salah satu destinasi religi paling populer di Jombang. Di kompleks ini terdapat makam KH. Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH. Wahid Hasyim, serta Presiden ke-4 RI, KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Selain menjadi tempat ziarah, area ini juga memiliki Museum Islam Nusantara KH. Hasyim Asy’ari yang menampilkan koleksi bersejarah tentang perkembangan Islam di Indonesia. Arsitektur bangunan dan suasananya yang teduh menjadikannya spot foto yang menenangkan dan berwibawa.
- Masjid Agung Baitul Mukminin
Lokasi: Jl. KH. Ahmad Dahlan No.28, Jombang
Jam Kunjungan: Terbuka setiap waktu
Sebagai masjid terbesar di Jombang, Masjid Agung Baitul Mukminin berdiri megah di pusat kota. Arsitekturnya memadukan unsur Timur Tengah dan gaya tradisional Jawa, terlihat dari kubah besar yang berpadu dengan atap tumpang bertingkat. Di malam hari, cahaya lampu di sekelilingnya menambah kesan elegan, menjadikannya salah satu spot foto religi terbaik di jantung kota.
- Makam KH. Abdul Wahab Chasbullah
Lokasi: Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang
Jam Kunjungan: Setiap hari pukul 07.00–20.00 WIB
Tempat ini menjadi peristirahatan terakhir KH. Abdul Wahab Chasbullah, salah satu pendiri NU dan pencipta lagu perjuangan “Ya Lal Wathon”. Suasana di sekitar makam sangat tenang, dikelilingi oleh kompleks pesantren yang masih aktif hingga kini. Banyak pengunjung datang untuk berziarah sekaligus mengabadikan momen di tempat bersejarah ini yang penuh nilai perjuangan.
- Makam Sayyid Sulaiman
Lokasi: Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang
Jam Kunjungan: Setiap hari pukul 06.00–18.00 WIB
Makam Sayyid Sulaiman dikenal sebagai tempat peristirahatan seorang ulama besar penyebar Islam di wilayah Jombang. Beliau merupakan keturunan Sunan Gunung Jati. Nuansa tradisional dan kesederhanaan kompleks makam ini memberi kesan khusyuk dan sakral, sangat cocok bagi yang ingin berfoto dengan latar religi yang tenang dan bersejarah.
- Pondok Pesantren Darul Ulum (Rejoso)
Lokasi: Rejoso, Kecamatan Peterongan, Jombang
Jam Kunjungan: Setiap hari pukul 07.00–19.00 WIB
Pondok Pesantren Darul Ulum merupakan salah satu pesantren tertua dan terbesar di Jombang. Di kompleksnya terdapat makam KH. Tamim Irsyad, pendiri pesantren ini, serta KH. M. Romli Tamim, ulama besar penerusnya. Suasananya yang sejuk dengan bangunan khas pesantren membuat tempat ini menjadi kombinasi sempurna antara wisata religi dan edukasi.
Spot-spot foto Islami di Jombang tidak hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga menghadirkan nilai spiritual dan sejarah yang mendalam. Mengunjungi tempat-tempat tersebut bisa menjadi pengalaman reflektif sekaligus edukatif tentang perjalanan Islam di tanah Jawa. Jadi, jika berkesempatan ke Jombang, sempatkanlah untuk mengabadikan momen di lokasi-lokasi penuh makna ini. (id)
Editor : A. Nugroho