MALANG – Ingin berkeliling dunia tanpa perlu repot mengurus visa atau paspor? Malang Raya punya jawabannya! Sejumlah destinasi wisata di kawasan Batu dan sekitarnya kini menawarkan sensasi “keliling dunia” lewat spot-spot yang mengusung tema negara-negara di dunia. Tak heran jika tempat-tempat ini menjadi magnet wisatawan, baik lokal maupun luar kota, yang ingin merasakan pengalaman unik dan Instagramable dalam satu kawasan.
Mulai dari menjelajahi jalanan Eropa di Museum Angkut, berfoto di bawah menara Eiffel versi mini di Santerra De Laponte, hingga bertemu tokoh dunia di The Legend Star, semuanya bisa kamu nikmati hanya dalam satu kali perjalanan ke Malang Raya. Ketiga destinasi ini bukan hanya sekadar tempat foto, tetapi juga menawarkan pengalaman edukatif dan hiburan yang seru untuk segala usia.
- The Legend Star – Jawa Timur Park 3
Terletak di Jl. Ir. Soekarno No. 144, Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, The Legend Star menjadi salah satu bagian dari kompleks wisata Jawa Timur Park 3. Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 20.00, dan menghadirkan pengalaman unik berupa “Museum Patung Lilin” serta replika berbagai landmark dunia.
Begitu masuk, pengunjung akan disambut suasana layaknya berada di Hollywood hingga Jepang. Ada area Jepang dengan taman sakura dan yukata yang bisa disewa, replika Istana Negara Indonesia, hingga spot bertema Korea dan Eropa. Selain itu, patung lilin tokoh dunia seperti Barack Obama, Cristiano Ronaldo, hingga Soekarno juga menjadi favorit untuk berfoto. Pengalaman interaktif ini menjadikan The Legend Star sebagai destinasi edukatif bagi anak-anak dan keluarga yang ingin belajar sekaligus bersenang-senang.
- Santerra De Laponte
Masih di kawasan Batu, Santerra De Lapontebberalamat di Jl. Trunojoyo, Jurangrejo, Pandesari, Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dan buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00. Tempat wisata ini mengusung konsep taman bunga dengan nuansa Eropa dan Korea yang sangat menawan. Warna-warni bangunan khas Belanda, kincir angin, serta taman bunga yang tertata rapi menjadi daya tarik utama tempat ini.
Santerra juga menyediakan berbagai spot foto dengan latar gaya arsitektur dari berbagai negara, mulai dari rumah-rumah warna pastel bergaya Eropa, jalan kecil ala Jepang, hingga gerbang khas Italia. Selain spot foto, pengunjung juga bisa mencoba beragam wahana seperti sepeda udara, mini car, hingga taman kelinci untuk anak-anak. Udara sejuk Pujon yang segar menambah kenyamanan saat berkeliling area yang luas ini.
- Museum Angkut
Ikon wisata bertema negara-negaraan yang tak kalah populer adalah Museum Angkut, yang berlokasi di Jl. Terusan Sultan Agung No. 2, Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur. Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 12.00 hingga 20.00, dan dikenal sebagai museum transportasi pertama di Asia Tenggara dengan konsep interaktif dan tematik.
Di dalamnya, pengunjung bisa menjelajah berbagai zona dunia seperti Amerika, Inggris, Perancis, hingga Hollywood. Setiap zona dilengkapi dengan replika kendaraan dan bangunan khas negara tersebut, mulai dari mobil klasik, trem London, hingga menara Eiffel mini. Selain menyuguhkan keindahan visual, Museum Angkut juga menghadirkan parade kendaraan dan pertunjukan live yang membuat suasana semakin hidup. Tak heran, tempat ini selalu ramai dikunjungi wisatawan yang ingin merasakan sensasi keliling dunia dalam satu tempat.
Kombinasi tiga destinasi ini membuat Malang Raya seolah menjadi miniatur dunia. Tanpa perlu terbang jauh, pengunjung bisa “mendarat” di berbagai negara hanya dengan berpindah lokasi wisata. Baik untuk keluarga, pasangan, maupun rombongan sekolah, wisata bertema negara-negaraan ini menghadirkan hiburan sekaligus edukasi yang berkesan.
Jadi, kalau akhir pekan nanti kamu ingin berkeliling dunia dengan cara yang mudah dan menyenangkan, cukup arahkan kendaraanmu ke Batu. Mulai dari The Legend Star yang penuh replika dunia, Santerra De Laponte yang penuh warna, hingga Museum Angkut yang megah dan edukatif, semua siap menyambutmu dengan pengalaman wisata yang tak terlupakan. (fr)
Editor : A. Nugroho