MALANG – Sarapan sering menjadi momen yang dinanti, terutama ketika disajikan dengan hidangan hangat beraroma sedap. Di kawasan Oro-Oro Dowo, Klojen, Kota Malang, ada dua pilihan sego liwet yang tak hanya mengenyangkan, tetapi juga menyuguhkan karakter rasa berbeda.
Satu hadir dengan gaya Solo yang lembut dan kaya santan, sementara satu lagi menawarkan sensasi liwet bakar lengkap dengan kemangi yang harum memikat.
Sego Liwet Solo
Di sekitar Jl. Bromo No. 44, Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, terdapat penjual sego liwet bergaya Solo yang buka setiap Senin hingga Sabtu pukul 06.00 sampai 09.30 WIB.
Nasi liwet di tempat ini disajikan dengan lauk khas seperti suwiran ayam areh, telur, sayur labu siam, dan sambal yang tidak terlalu pedas, sehingga cocok dinikmati segala usia.
Kuah santannya terasa lembut, tidak menyengat, tetapi cukup gurih untuk membalut setiap suapan nasi. Porsinya pas untuk sarapan ringan, tetapi tetap mengenyangkan tanpa meninggalkan rasa enek.
Sego Liwet Bakar Kemangi
Berada di dalam Pasar Oro-Oro Dowo, Jl. Guntur Dalam Pasar No.20, Kota Malang, dan buka Selasa hingga Minggu pukul 06.30 sampai 11.00 WIB. Yang membuatnya menarik adalah proses bakarnya.
Nasi liwet dibungkus daun, lalu dipanaskan hingga mengeluarkan aroma kemangi yang harum. Lauknya bisa dipilih sesuai selera, mulai ayam, telur, hingga sambal yang lebih pedas dan dominan.
Tekstur nasinya sedikit lebih pulen, dan rasa rempahnya lebih tegas, cocok untuk pecinta rasa kuat di pagi hari.
Dua pilihan sego liwet di Oro-Oro Dowo ini menghadirkan pengalaman sarapan berbeda, yang satu menonjolkan kelembutan dan gurih santan ala Solo, sementara satunya membawa kejutan aroma dari liwet bakar berkemangi.
Keduanya sama-sama cocok untuk mengawali hari, tinggal pilih suasana dan cita rasa yang paling sesuai seleramu. (nae)
Editor : A. Nugroho