MALANG – Libur Natal dan Tahun Baru 2025 dimanfaatkan ribuan wisatawan untuk berkunjung ke Kota Malang. Selain menikmati udara sejuk dan berbagai destinasi wisata, wisata kuliner menjadi agenda utama yang tak boleh dilewatkan.
Apalagi Kota Malang dikenal memiliki ragam kuliner legendaris hingga restoran modern yang mampu memanjakan lidah pengunjung dari berbagai daerah.
Pantauan Jawa Pos Radar Malang, jumlah pusat kuliner tampak ramai sejak pagi hingga malam hari. Dari sajian tradisional khas Jawa Timur hingga hidangan modern bernuansa kekinian, semuanya menjadi buruan wisatawan yang ingin melengkapi liburan akhir tahun.
Bakso President yang Jadi Primadona
Salah satu kuliner yang paling banyak diburu wisatawan adalah Bakso President yang berlokasi di Jalan Batanghari, Kecamatan Klojen. Warung bakso legendaris ini tak pernah sepi pengunjung, terutama saat musim liburan.
Selain cita rasa bakso yang gurih dengan beragam pilihan isian, keunikan tempat makan yang berada tepat di samping rel kereta api aktif menjadi daya tarik tersendiri. Sensasi menikmati semangkuk bakso sambil melihat kereta melintas menjadi pengalaman yang jarang ditemukan di kota lain. Harga yang terjangkau, mulai Rp 15.000 hingga Rp 35.000 per porsi, membuat tempat ini tetap diminati berbagai kalangan.
Rawon Nguling, Sajian Kuah Kluwek yang Menggugah Selera
Tak jauh dari pusat kota, Rawon Nguling di Jalan Zainul Arifin juga ramai dikunjungi wisatawan. Rumah makan ini terkenal dengan sajian rawon bercita rasa kuat dan otentik.
Kuah hitam pekat yang kaya rempah, dipadukan dengan potongan daging sapi empuk, menjadikan rawon dengan kuah kluwek yang nikmat ini pilihan favorit untuk makan siang wisatawan. Harga seporsi rawon berkisar antara Rp 30.000 hingga Rp 50.000.
Hangatkan Malam di Ronde Titoni
Saat malam tiba, udara dingin Kota Malang membuat kuliner hangat menjadi incaran. Ronde Titoni yang berada di Jalan Zainul Arifin menjadi salah satu destinasi favorit.
Warung yang telah berdiri puluhan tahun ini menyajikan wedang ronde dan angsle dengan kuah jahe hangat. Tak hanya menghangatkan tubuh, kuliner ini juga menghadirkan nuansa nostalgia bagi pengunjung. Harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau, mulai Rp 12.000 hingga Rp 20.000 per porsi.
Toko Oen, Nostalgia Kuliner Tempo Dulu
Wisata kuliner di Malang terasa belum lengkap tanpa mengunjungi Toko Oen. Berlokasi di Jalan Basuki Rahmat, restoran legendaris ini menawarkan pengalaman bersantap dengan suasana bangunan kolonial yang kental.
Menu andalan seperti es krim rumahan dan hidangan tempo dulu menjadi daya tarik utama. Selain wisata rasa, pengunjung juga disuguhkan wisata sejarah yang menjadikan Toko Oen tetap diminati hingga kini. Harga menu berkisar antara Rp 20.000 hingga Rp 50.000.
Javanine Resto, Sentuhan Modern Kuliner Nusantara
Bagi wisatawan yang ingin menikmati kuliner Nusantara dengan suasana lebih modern, Javanine Resto di kawasan Oro-oro Dowo menjadi pilihan. Restoran ini menyajikan berbagai menu khas Jawa dan Indonesia dengan penyajian modern serta tempat yang nyaman.
Javanine Resto kerap menjadi pilihan keluarga untuk makan bersama selama libur akhir tahun. Harga makanan dibanderol mulai Rp 40.000 hingga Rp 80.000 per orang, sebanding dengan kualitas dan suasana yang ditawarkan.
Dengan ragam pilihan kuliner tersebut, Kota Malang semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi wisata kuliner unggulan di Jawa Timur. Pemerintah daerah dan pelaku usaha pun berharap tingginya kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru 2025 dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.
Bagi wisatawan, tentu seharian di kota ini bakal makin seru dengan mencicipi beragam kuliner istimewa dan suasananya yang Mbois habis.
Editor : A. Nugroho