PUJON – Telaga Madiredo di Desa Madiredo, Kecamatan Pujon, mulai dilirik sebagai alternatif destinasi wisata saat libur panjang. Suasana sejuk khas pegunungan dan panorama alam yang masih asri menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin mencari ketenangan.
Direktur Telaga Madiredo Fauzan Anwari mengatakan, wisatawan dapat menikmati berbagai aktivitas di kawasan tersebut. Mulai dari terapi ikan, outbond, hingga camping di area yang telah disediakan.
“Pengunjung juga bisa berenang di telaga dengan air yang masih jernih,” ujarnya.
Baca Juga: Info Wisata Bromo Maret 2026: Tutup 19–20 Saat Nyepi, Buka Lagi 21 Maret
Fasilitas camping ground menjadi salah satu andalan. Area seluas sekitar 1.000 meter persegi itu kerap digunakan pengunjung untuk berkemah, baik secara mandiri maupun melalui paket wisata yang disediakan pengelola.
Untuk opsi mandiri, pengunjung dapat menyewa lahan dengan tarif Rp 30 ribu untuk tenda kapasitas empat orang atau Rp 35 ribu untuk kapasitas delapan orang. Sementara kebutuhan kayu bakar dikenakan biaya tambahan Rp 35 ribu.
Selain itu, tersedia paket camping lengkap dengan berbagai fasilitas. Mulai paket untuk tiga orang seharga Rp 300 ribu, empat orang Rp 350 ribu, lima orang Rp 550 ribu, hingga delapan orang Rp 750 ribu. Paket tersebut sudah termasuk tiket masuk, tenda, matras, sleeping bag, lampu, hingga perlengkapan pendukung lainnya.
Baca Juga: Update Wisata Baru di Kota Batu: 25 Wahana Mikutopia Sudah Dibuka, Sisanya Segera Menyusul
Pengelola juga terus mengembangkan potensi kawasan wisata yang memiliki luas sekitar dua hektare tersebut. Salah satunya dengan menguatkan konsep wisata desa yang dipadukan dengan edukasi agrowisata.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman berbeda dibanding wisata modern, sekaligus mengembangkan konsep yang lebih menarik ke depan,” jelas Fauzan.
Selain pengembangan konsep, strategi promosi juga tengah disiapkan agar Telaga Madiredo semakin dikenal luas, terutama di kalangan wisatawan lokal maupun luar daerah.
Editor : Aditya Novrian