Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

3 Kuliner Ikonik Dewandaru Malang Favorit Mahasiswa, Murah dan Nagih!

Devina Agustini • Jumat, 1 Mei 2026 | 00:00 WIB
Berbagai jenis camilan yang mengunggah selera. (Dreamers / Google)
Berbagai jenis camilan yang mengunggah selera. (Dreamers / Google)

MALANG, RADAR MALANG - Kawasan Jalan Dewandaru di Kota Malang telah lama bertransformasi menjadi pusat gravitasi kuliner bagi warga lokal maupun pendatang.

Letaknya yang strategis di dekat area kampus ternama menjadikannya titik temu berbagai cita rasa yang ramah di kantong namun tetap berkualitas tinggi.

Para pemburu kuliner setiap hari memadati kawasan ini untuk mencari kehangatan porsi makan yang autentik.

Fenomena ini menciptakan ekosistem bisnis makanan yang kompetitif sekaligus ikonik bagi identitas Kota Malang.

Baca Juga: Dikejar Deadline? Ke Kidang Mas Aja! Cafe 24 Jam di Malang Dekat Universitas Brawijaya

Salah satu destinasi utama yang wajib dikunjungi adalah Bakso Cak Ni yang terletak di pintu masuk kawasan Dewandaru. Kedai ini sangat populer karena menawarkan tekstur bakso yang kenyal dengan kuah kaldu sapi yang sangat gurih dan bening.

Pelanggan sering kali mengantre sejak siang hingga malam hari demi mencicipi varian gorengan renyahnya yang menjadi pelengkap sempurna. Kualitas rasa yang konsisten membuat tempat ini menjadi standar bagi pecinta bakso khas Malangan.

Baca Juga: Mau Lari dari Kebisingan? Ini 5 Kafe Paling Damai di Malang. Nomor 3 Tersembunyi Banget!

Tak jauh dari sana, Sambel Bejo Bangdo hadir sebagai penyelamat bagi anak kos yang mencari solusi makan hemat namun mengenyangkan. Warung ini dikenal luas karena sambal khasnya yang pedas nendang namun memiliki sentuhan rasa manis yang pas.

Pilihan lauknya sangat beragam, mulai dari ayam, lele, hingga aneka jeroan yang digoreng garing saat dipesan. Harga yang sangat terjangkau menjadikannya pilihan paling rasional bagi mahasiswa yang ingin tetap makan enak di tanggal tua.

Baca Juga: Dari Galeri Master Chef ke Bisnis Sendiri: Intip Toiwo House, Kafe Estetik Milik Bunga Runner-Up MCI 13

Melengkapi daftar ini, Ayam Bakar Pedas Plekenut menawarkan sensasi bakaran yang bumbunya meresap hingga ke serat tulang. Teknik pemanggangan tradisional yang mereka gunakan memberikan aroma asap yang sangat menggoda selera makan siapa pun yang melintas.

Rasa pedasnya yang intens namun tetap aromatik menjadi daya tarik utama yang membedakannya dari ayam bakar lainnya. Inilah mengapa Dewandaru selalu hidup dan menjadi saksi bisu perjalanan rasa bagi banyak orang di Malang.

Editor : Aditya Novrian
#kuliner dewandaru malang #bakso cak ni #sambal bejo bangdo #ayam bakar plekenut #kuliner mahasiswa malang