KOTA MALANG, RADAR MALANG – Ragam kuliner menarik kembali hadir di Kota Malang. Kali ini, dari kawasan kuliner malam Pasar Oro-oro Dowo, hadir Spesial Songkem 88 yang menawarkan sajian bebek songkem khas Madura dengan cita rasa autentik yang menggugah selera.
Spesial Songkem 88 berlokasi di Jalan Guntur No. 20, Oro-oro Dowo, Klojen, Kota Malang atau tepatnya di depan Pasar Oro-oro Dowo. Kedai ini buka setiap hari mulai pukul 17.00 WIB hingga 23.00 WIB.
Baca Juga: Manisnya Bikin Lupa Diet! Ini 3 Rekomendasi Toko Donat Paling Diburu di Malang
Menu andalan di tempat ini adalah bebek songkem, kuliner khas Madura yang diolah dengan cara dikukus menggunakan daun pisang selama kurang lebih 3 jam. Proses memasak yang cukup lama ini membuat bumbu meresap sempurna hingga ke dalam daging, sekaligus menghasilkan tekstur yang empuk bahkan hingga ke tulangnya.
Bebek songkem di sini disajikan dengan bumbu hitam khas Madura yang kaya rempah, serta sambal pencit (mangga muda) yang segar dan pedas. Perpaduan rasa asam, gurih, dan pedas menjadikan hidangan ini semakin menggugah selera.
Baca Juga: Kuliner Malam Wajib Coba! Gultik Pojok Pasar Oro-Oro Dowo dengan Kuah Gurih Bikin Nagih
Tak hanya itu, pelanggan juga dapat memesan bebek dalam porsi utuh satu ekor maupun dalam bentuk potongan. Bagi yang kurang menyukai makanan pedas, tersedia pula pilihan bebek goreng songkem yang memiliki tekstur garing di luar tapi tetapi juicy di bagian dalam.
Selain menu utama, tersedia pula berbagai lauk tambahan yang tak kalah menarik, seperti usus songkem goreng, leher songkem goreng, hingga ampela ati songkem goreng yang cocok sebagai pelengkap hidangan.
Baca Juga: Hidden Gem di Malang! 516 Studio Jadi Ruang Baca Gratis yang Bikin Betah Berjam-jam
Seluruh menu di Spesial Songkem 88 dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau, mulai dari Rp23.000 per porsi. Harga tersebut menjadikan tempat ini tidak hanya lezat, tetapi juga ramah di kantong.
Dengan cita rasa autentik khas Madura serta harga yang bersahabat, Spesial Songkem 88 wajib menjadi destinasi kuliner yang harus dicoba.
Editor : Aditya Novrian