KABUPATEN MALANG, RADAR MALANG – Perayaan tahunan yang menghadirkan keindahan ribuan lampion di langit Pujon kembali digelar. Dworowati Lantern Festival 2026 dijadwalkan berlangsung pada 18 Juli 2026 di Lapangan Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.
Festival ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Desa Ngabab yang ke-184. Kegiatan tersebut terbuka untuk umum dan selalu berhasil menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah.
Daya tarik utama acara ini adalah momen penerbangan lebih dari 1.000 lampion yang dapat diikuti langsung oleh para pengunjung. Suasana malam yang dihiasi cahaya lampion ini menciptakan pemandangan yang indah sekaligus penuh makna.
Baca Juga: Cuma Segini Harganya! Balanai, Sarapan Khas Banjar yang Bikin Kenyang Tanpa Bikin Kantong Kering
Tak hanya itu, festival ini juga akan dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan seni dan hiburan, mulai dari musik orkestra, musik keroncong, hingga pagelaran seni tradisional Reog Ponorogo. Ragam penampilan tersebut menambah semarak suasana sekaligus menjadi wadah pelestarian budaya lokal.
Pengunjung juga dapat menikmati beragam kuliner yang tersedia di bazar UMKM Desa Ngabab. Kegiatan bazar ini tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat setempat.
Baca Juga: Antri Malam-Malam Demi Ini! Bebek Spesial Songkem 88 Jadi Primadona Kuliner Malam di Malang
Untuk dapat mengikuti festival ini, pengunjung perlu membeli tiket masuk yang saat ini dijual dengan harga Rp50.000 per orang (kategori pre-sale). Tiket ini dapat dibeli secara online melalui platform yang tertera di akun media sosial resmi Dworowati Lantern Festival. Setiap pembelian tiket sudah termasuk 1 lampion dan 1 korek api.
Acara akan dimulai pukul 15.00 WIB dengan pembukaan berupa penampilan music keroncong. Selanjutnya, pada pukul 19.00 WIB akan digelar pertunjukan Reog Ponorogo yang dilanjutkan dengan musik orkestra. Puncak acara akan berlangsung pada pukul 21.00 WIB, yaitu momen penerbangan lampion secara bersama-sama oleh seluruh pengunjung.
Penerbangan lampion ini tidak hanya menjadi hiburan visual, tetapi juga memiliki makna simbolis sebagai harapan, doa, dan cerita yang dilepaskan ke langit bersama orang-orang terkasih.
Dengan konsep yang memadukan budaya, hiburan, dan kebersamaan, Dworowati Lantern Festival 2026 menjadi salah satu agenda wisata yang tidak boleh dilewatkan di Malang Raya.
Editor : Aditya Novrian