MALANG, RADAR MALANG - Kafe bertema alam seperti Kopi Kalibrantas dan hidden gem estetik menjadi tren utama kuliner Malang tahun 2026 bagi pencari ketenangan atau healing.
Destinasi seperti Eden Table dan berbagai kafe pinggir sungai menawarkan kombinasi udara sejuk, interior Instagrammable, serta harga menu terjangkau yang sangat diminati kaum urban saat ini.
Pesona Nongkrong Pinggir Sungai dan Konsep Garden yang Estetik
Garden kafe seperti Kopi Kalibrantas di Jalan Regulus No. 9, Lowokwaru, mengusung nuansa pedesaan dengan meja kayu, tanaman rindang, dan harga menu yang relatif terjangkau mulai Rp15.000–Rp30.000.
Di sisi lain, kafe pinggir sungai seperti Pamanjur di Jalan Kopda Sutrisno, Karangploso, menawarkan suasana tenang dari aliran sungai dengan menu sederhana yang mudah dipesan untuk kelompok kecil.
Baca Juga: Battle Kuliner Jepang Malang, Gurinoya Garden Lawan Tokiru Nikudon!
Adapun Eden Table Cafe di Jalan Bunga Mondokaki No. 30, Jatimulyo, Lowokwaru, menjadi sorotan sebagai hidden gem estetik dengan nuansa Eropa klasik, spot foto Instagramable, dan suasana tenang yang cocok untuk relaksasi visual dan “ngopi cantik”.
Jam operasional kafe di Malang rata‑rata buka pukul 08.00–22.00 WIB, dengan kafe pinggir sungai kadang buka lebih pagi pukul 07.00–18.00 WIB untuk menjemput vibes pagi dan siang.
Hidden Gem Estetik Jadi Pilihan Nongkrong Anak Muda
Kafe outdoor menghadirkan kombinasi udara sejuk, aroma kopi yang ringan, serta pencahayaan alami yang lembut saat sore hari.
Namun, beberapa lokasi masih memiliki kelemahan pada konsistensi rasa kopi yang cenderung standar.
Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Ikan di Malang, Segar dan Bumbu Meresap!
Secara historis, Malang memang dikenal sebagai kota peristirahatan sejak zaman kolonial.
Transformasi kebun dan pinggiran sungai menjadi ruang komersial estetik adalah bentuk adaptasi modern atas aset alam yang sudah ada.
Hal ini menjadikan Malang tetap unggul dalam peta wisata kuliner di Jawa Timur dibanding wilayah lainnya.
Informasi tambahan bagi pengunjung, pastikan membawa pelindung nyamuk saat berkunjung ke area taman atau sungai pada sore hari demi kenyamanan ekstra selama sesi healing Anda.
Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Ayam Terbaik di Malang, Lezat dan Legendaris!
Editor : Aditya Novrian