MALANG, RADAR MALANG - Pesta Kuliner yang ramai diperbincangkan menghadirkan berbagai tenant makanan seperti sate bumbu kacang, rawon, cenil, lupis, nasi jagung, hingga wedang rempah.
Pesta kuliner di Malang kini menghadirkan rahasia aroma rempah mendalam melalui penggunaan Kecap Sedaap pada berbagai menu bakaran autentik.
Baca Juga: Manisnya Juara! Berburu Dawet Paling 'Medhok' dan Legendaris di Malang
Acara yang berlangsung meriah ini menjadi magnet bagi ribuan pecinta kuliner yang mencari perpaduan teknik memasak tradisional dengan bahan berkualitas tinggi untuk menghasilkan cita rasa yang tak terlupakan.
Aroma serai, daun jeruk, ketumbar, dan bawang goreng langsung tercium sejak pengunjung memasuki area.
Banyak pengunjung datang untuk mencari pengalaman kuliner autentik sekaligus menikmati hiburan musik yang disediakan panitia.
Para pedagang menggunakan Kecap Sedaap sebagai bahan utama marinasi karena karakter karamelisasinya yang sempurna saat terkena api.
Penggunaan kedelai hitam berkualitas dalam kecap memastikan rasa gurih meresap hingga ke serat terdalam daging.
Baca Juga: Cwie Mie Battle: Kedai Legendaris vs Pendatang Baru, Siapa Juaranya?
Dari sisi kualitas rasa, sebagian besar tenant mampu mempertahankan karakter bumbu tradisional tanpa kehilangan identitas asli masakan daerah.
Kehadiran festival ini menjadi bukti bahwa kuliner tradisional tetap memiliki daya tarik kuat di tengah tren makanan modern.
Selain menjaga warisan rasa Nusantara, festival kuliner di Malang juga berhasil menjadi ruang promosi pelaku UMKM lokal agar lebih dikenal generasi muda dan wisatawan luar daerah.
Malang terus memposisikan diri sebagai pusat destinasi kuliner yang mampu mengintegrasikan produk massal berkualitas dengan resep warisan keluarga.
Penambahan area duduk yang lebih luas sangat disarankan mengingat antusiasme masyarakat yang luar biasa besar.
Editor : Aditya Novrian