MALANG, RADAR MALANG - Ubi Bakar Cilembu keliling dengan inovasi lapisan karamel ala brulee resmi menjadi tren kuliner baru yang memikat perhatian ratusan mahasiswa di Kota Malang.
Kehadiran jajanan gerobak roda dua unik ini berhasil memicu antrean panjang setiap pagi hari karena menyajikan perpaduan cita rasa manis tradisional.
Penjual ubi keliling tersebut menjajakan dagangannya tepat di seberang Kampus ABM Malang sejak pukul 09.00 WIB setiap harinya.
Menggunakan 100% ubi madu asli, jajanan ini dipatok dengan harga terjangkau mulai dari Rp10.000 hingga Rp15.000 per porsi.
Setelah ubi dipanggang hingga empuk dan mengeluarkan cairan madu alaminya, bagian tengah ubi dibelah kemudian ditaburi gula pasir untuk selanjutnya dilelehkan menggunakan pemantik api gas (torch).
Proses ini menghasilkan lapisan tekstur yang renyah (crackling) saat diketuk.
Fenomena menjamurnya pedagang keliling kreatif di Malang menunjukkan pergeseran selera pasar yang mulai menggemari menu kolaborasi lintas budaya.
Meskipun menyajikan rasa yang lezat, konsistensi kematangan ubi pada bagian ujung terkadang masih agak keras.
Penjual disarankan menambah durasi pengovenan agar tekstur lembut ubi dapat merata sempurna dari ujung ke ujung.
Baca Juga: 4 Hidden Cafe Dalam Kampus Malang: Dari FEB UM hingga FIA UB, Mahasiswa Punya Spot Favorit!
Editor : Aditya Novrian