Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Cuma Punya Waktu 24 Jam di Malang? Ini Kuliner yang Tak Boleh Dilewatkan dari Pagi hingga Tengah Malam

Sekar Hayyu W. • Kamis, 2 Juli 2026 | 02:00 WIB
Bakso President menjadi salah satu destinasi kuliner yang tak pernah absen dari daftar wisatawan saat berkunjung ke Kota Malang (Google Maps @ARDI)
Bakso President menjadi salah satu destinasi kuliner yang tak pernah absen dari daftar wisatawan saat berkunjung ke Kota Malang (Google Maps @ARDI)

MALANG, RADAR MALANG – Sehari memang terasa singkat untuk menjelajahi seluruh kuliner di Kota Malang. Namun, dalam waktu tersebut, wisatawan tetap bisa menikmati beragam hidangan yang telah menjadi favorit warga lokal maupun ikon kuliner kota ini. Mulai dari menu sarapan yang mengenyangkan, hidangan legendaris saat makan siang, camilan segar di sore hari, hingga sajian hangat yang cocok dinikmati saat udara malam mulai terasa dingin.

Bagi Anda yang hanya memiliki waktu singkat saat berkunjung ke Malang, beberapa tempat makan berikut bisa menjadi referensi untuk menikmati cita rasa khas Kota Apel dalam satu hari.

Baca Juga: Kenapa Sebagian Penonton Menganggap Bear di Film "Obsession" Tidak Bersalah? Ini Perdebatannya

Pecel Kawi Hj. Musilah

Mengawali hari di Malang rasanya kurang lengkap tanpa menikmati sepiring nasi pecel. Salah satu yang paling dikenal ialah Pecel Kawi Hj. Musilah yang telah berdiri sejak 1975. Sepiring nasi pecel disajikan dengan aneka sayuran segar, siraman bumbu kacang khas, rempeyek, serta pilihan lauk seperti empal, paru, ayam, maupun telur.

Lokasinya yang berada di pusat Kota Malang membuat tempat ini mudah dijangkau sebelum memulai perjalanan ke berbagai destinasi wisata. Pecel Kawi berada di Jalan Kawi Atas Nomor 43B, Kecamatan Klojen dan buka setiap hari pukul 06.30-17.00 WIB.

Rawon Rampal

Setelah berkeliling menikmati suasana Kota Malang, saatnya mengisi tenaga dengan hidangan legendaris yang telah menjadi favorit lintas generasi. Rawon Rampal dikenal dengan kuah hitam yang kaya rempah serta potongan daging sapi yang empuk.

Selain rawon, tersedia pula empal goreng yang menjadi menu pendamping favorit banyak pelanggan. Rumah makan ini berada di Jalan Panglima Sudirman Nomor 71A, Kecamatan Klojen dan buka setiap hari pukul 07.00-14.00 WIB.

Rujak Manis Pak Jek

Menjelang sore, cuaca Kota Malang biasanya terasa lebih hangat. Momen ini cocok dimanfaatkan untuk menikmati semangkuk rujak manis.

Rujak Manis Pak Jek menjadi salah satu pilihan favorit berkat aneka buah segar yang dipadukan dengan saus gula merah serta taburan bawang putih goreng yang melimpah. Perpaduan rasa manis, gurih, dan sedikit pedas menghadirkan sensasi segar di setiap suapan.

Rujak Manis Pak Jek berada di Jalan Raya Langsep Nomor 70, Kecamatan Klojen dan buka setiap hari pukul 12.00-16.00 WIB.

Bakso President

Berbicara tentang kuliner Malang tentu tidak bisa dilepaskan dari bakso. Salah satu yang paling ikonik ialah Bakso President yang telah berdiri sejak 1977.

Selain bakso urat, bakso bakar, bakso goreng, dan bakso isi, daya tarik tempat ini terletak pada lokasinya yang berada tepat di samping rel kereta api sehingga menghadirkan pengalaman makan yang berbeda.

Bakso President berlokasi di Jalan Batanghari Nomor 5, Kecamatan Klojen dan buka setiap hari.

Ronde Titoni

Menutup perjalanan kuliner di Malang akan terasa semakin lengkap dengan semangkuk ronde hangat. Udara malam yang sejuk berpadu dengan kuah jahe, ronde isi kacang, roti, dan kacang tanah menjadikan sajian ini sebagai comfort food favorit banyak orang.

Baca Juga: Mengapa Minggu Pertama Sekolah Penting bagi Adaptasi Siswa? Ini Alasannya

Warung Ronde Titoni yang telah berdiri sejak 1948 masih menjadi tujuan wisatawan maupun warga lokal saat ingin menikmati minuman hangat di malam hari. Lokasinya berada di Jalan Zainul Arifin Nomor 17, Kecamatan Klojen.

Sehari memang belum cukup untuk mencicipi seluruh kuliner yang dimiliki Kota Malang. Namun, lima destinasi tersebut dapat menjadi gambaran kekayaan cita rasa yang dimiliki kota ini, mulai dari sajian tradisional, kuliner legendaris, hingga hidangan penutup yang telah menjadi bagian dari identitas Malang selama puluhan tahun.

Editor : Aditya Novrian
#Viral #malang #kuliner #24 jam