Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemerintah Kota Surabaya Buka Opsi Bubarkan Ormas jika Bermasalah

A
Penulis: Aditya Novrian❯
Ilustrasi ormas
Ilustrasi ormas

SURABAYA – Rentetan kasus premanisme yang diduga melibatkan oknum organisasi kemasyarakatan (ormas) mendorong Pemkot Surabaya bersikap waspada. Wacana pembubaran ormas pun mengemuka.


Advertisement

Namun, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, langkah tersebut baru akan ditempuh setelah ada kepastian hukum dari hasil pemeriksaan aparat kepolisian. Eri menjelaskan, pemkot masih menunggu hasil pendalaman yang dilakukan Polda Jatim.

Jika dari hasil pemeriksaan ditemukan keterlibatan ormas secara kelembagaan, bukan hanya perbuatan individu, maka pemkot akan merekomendasikan pembubaran ormas terkait. ”Kalau memang terbukti ada keterlibatan ormas, bukan sekadar oknum, tentu akan kami ambil tindakan tegas. Tapi saat ini kami tunggu hasil pemeriksaan dulu,” ujarnya kepada Jawa Pos.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Surabaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah membentuk satuan tugas (satgas) antipremanisme. Satgas tersebut dibentuk untuk merespons cepat laporan masyarakat terkait aksi premanisme di wilayah Kota Pahlawan. Posko utama satgas berada di sekitar Kantor Inspektorat Kota Surabaya.

Advertisement

Eri menjelaskan, satgas antipremanisme akan disebar di seluruh wilayah Surabaya, mulai dari Surabaya Pusat, Selatan, Barat, Timur, hingga Utara. Warga diminta aktif melapor jika menemukan atau menjadi korban aksi premanisme.

”Saya berharap kita bersama-sama melawan aksi premanisme. Laporkan jika melihat kejadian di lapangan,” ujar alumnus Universitas Airlangga itu.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Surabaya Tundjung Iswandaru mengatakan, pihaknya juga melakukan langkah pencegahan melalui pembinaan dan dialog dengan ormas.

Advertisement

Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kekerasan yang melibatkan organisasi kemasyarakatan. “Selain penegakan hukum, kami juga melakukan pembinaan dan dialog. Namun, jika ada kejadian, korban tetap memiliki hak penuh untuk melapor,” jelas Tundjung. (ata/jun/adn)

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Tim Bojonegoro dan Jombang Tembus Final Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak

Tim Bojonegoro dan Jombang Tembus Final Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak

Persaingan dalam babak Grand Champions Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak berlangsung sengit di Lapangan THOR, Surabaya.

Ledakan di Ruko Dekat Pakuwon City Mall Surabaya, 4 Korban Mengalami Luka Bakar

Ledakan di Ruko Dekat Pakuwon City Mall Surabaya, 4 Korban Mengalami Luka Bakar

Sebuah ledakan besar terjadi pada salah satu ruko di kawasan Pakuwon City San Antonio, Jalan Kalisari Utara, Surabaya, Jawa Timur hari ini (6/10/2026). Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan dan 4 korban luka-luka.

Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Ditargetkan Uji Coba 2026, Tempuh Perjalanan Kurang dari 4 Jam

Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Ditargetkan Uji Coba 2026, Tempuh Perjalanan Kurang dari 4 Jam

Rencana pengembangan kereta cepat Jakarta-Surabaya terus disiapkan pemerintah dan sejumlah pihak terkait.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer