Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Hasil Evaluasi Hari Pertama Program Angkutan Pelajar Gratis di Malang

A

 


Advertisement

Peluncuran program angkutan pelajar gratis di halaman Balai Kota Malang (Darmono/Radar Malang)
Peluncuran program angkutan pelajar gratis di halaman Balai Kota Malang (Darmono/Radar Malang)

 

MALANG KOTA – Hari pertama pengoperasian angkutan pelajar gratis menyisakan persoalan. Dari kebutuhan 96 armada untuk melayani 15 rute, baru 66 angkot yang beroperasi sehingga kekurangan 30 armada. Kondisi itu disebabkan sejumlah sopir terbentur persyaratan administrasi, terutama SIM dan STNK.

Advertisement

Kemarin (31/8) program angkutan pelajar gratis diluncurkan di Balai Kota Malang. Halaman kantor wali kota dipenuhi angkot. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyempatkan melihat kondisi armada yang digunakan sebagai angkutan pelajar. Tak hanya itu, dia juga mengendarai salah satu angkot, meski hanya dua menit.

Di sela menginspeksi kondisi armada, Wahyu menegaskan, pemilihan armada angkutan pelajar ini melalui proses ketat. Memperhatikan syarat administrasi dan kelayakan fisik kendaraan.

"Dari pemilihan itu, sementara 66 angkot yang beroperasi," ujar Wahyu di sela launching program angkutan pelajar.

Advertisement

Untuk memastikan layanan prima, Wahyu menetapkan standar yang harus dipenuhi sopir maupun armada. Misalnya menghindari sopir tidak sesuai rute, kendaraan telah dipasang alat pelacak atau GPS. Kemudian sopir harus berpakaian rapi dan dilarang merokok.

Jadwal penjemputan pelajar dimulai pukul 05.45. Kemudian operasional untuk pulang sekolah sekitar pukul 14.45. Maksimal satu armada membawa delapan pelajar.

”Tidak ada ketentuan khusus mengenai minimal jumlah pelajar harus dibawa," terang Wahyu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra menyampaikan, kekurangan 30 armada akan terisi dalam waktu dekat. Sopir juga mulai mengurus kelengkapan administrasi.

Advertisement

Artikel Terkait

Paguyuban Sopir Angkot Sebut Jumlah Angkutan Pelajar Bakal Ditambah Jadi 116 Armada 

Paguyuban Sopir Angkot Sebut Jumlah Angkutan Pelajar Bakal Ditambah Jadi 116 Armada 

Sejumlah sopir angkot masih mengharap kompensasi dari operasional Bus Trans Jatim. Salah satunya yakni penambahan armada angkutan pelajar. 

Beberapa Sekolah Belum Dijangkau Angkutan Pelajar, Anggaran 2027 Bakal Ditambah

Beberapa Sekolah Belum Dijangkau Angkutan Pelajar, Anggaran 2027 Bakal Ditambah

Selain dipastikan berlanjut tahun depan, anggaran program angkutan pelajar gratis dipastikan bertambah. Angkanya diperkirakan di atas Rp 2 miliar. Pada 2026, anggaran program tersebut sebesar Rp 1,9 miliar.

Angkot Pelajar Diminta Bawa Minimal 8 Penumpang

Angkot Pelajar Diminta Bawa Minimal 8 Penumpang

Operasional angkutan pelajar pada bulan pertama dinilai belum efektif. Utamanya terkait angka keterisian penumpang di beberapa rute. Merespons itu, DPRD Kota Malang mendesak adanya evaluasi agar anggaran yang

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer